Menanam Harapan dari Desa Les: Perjalanan Gede Arsana Membangun Kebun Edukasi untuk Generasi Masa Depan

Schoolmedia News Bali - Di balik hamparan hijau Desa Les, Kabupaten Buleleng, Bali, tumbuh lebih dari sekadar pepohonan dan tanaman pangan. di sana, Gede Arsana menanam harapan melalui sebuah kebun edukasi yang menjadi ruang belajar bagi masyarakat, khususnya anak-anak. baginya, kebun bukan hanya tempat menghasilkan panen, tetapi juga ruang untuk mengenalkan pentingnya menjaga alam, memahami proses tumbuhnya tanaman, serta membangun kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. semangat itulah yang membuatnya terus merawat kebun edukasi sebagai warisan pengetahuan bagi generasi mendatang.
Perjalanan Gede Arsana lahir dari keyakinan sederhana bahwa pendidikan tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. alam dapat menjadi guru terbaik apabila dikenalkan dengan cara yang menyenangkan. melalui kebun edukasi yang dikelolanya, anak-anak diajak menanam, merawat, hingga memanen berbagai tanaman. dari proses tersebut, mereka belajar tentang kesabaran, tanggung jawab, serta pentingnya hidup berdampingan dengan alam. aktivitas sederhana itu perlahan menumbuhkan rasa cinta terhadap lingkungan yang sulit diperoleh hanya melalui teori.
Bagi Gede Arsana, menjaga kelestarian lingkungan harus dimulai dari perubahan cara pandang masyarakat. karena itu, kebun edukasi tidak hanya terbuka bagi pelajar, tetapi juga menjadi tempat berbagi pengetahuan dengan warga, petani, dan berbagai komunitas. ia percaya bahwa ketika masyarakat memahami manfaat menjaga alam, mereka akan terdorong untuk merawatnya dengan kesadaran, bukan karena kewajiban. dari sinilah kebun tersebut berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pendidikan, pertanian, dan pelestarian lingkungan.
Di tengah tantangan perubahan iklim dan semakin berkurangnya ruang hijau, langkah yang dilakukan Gede Arsana menunjukkan bahwa setiap desa memiliki potensi menjadi pusat pembelajaran berbasis lingkungan. kebun edukasi yang ia rawat menjadi bukti bahwa upaya kecil yang dilakukan secara konsisten mampu memberikan dampak besar, tidak hanya bagi alam, tetapi juga bagi karakter generasi muda yang tumbuh di sekitarnya.
Perjalanan Gede Arsana mengajarkan bahwa merawat bumi dapat dimulai dari sepetak kebun dan sekelompok anak yang belajar menanam dengan penuh rasa ingin tahu. dari Desa Les, ia membuktikan bahwa pendidikan terbaik sering kali lahir dari kedekatan manusia dengan alam. Ketika benih-benih ditanam dengan ketulusan, yang tumbuh bukan hanya tanaman, melainkan juga kepedulian, harapan, dan masa depan yang lebih lestari.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Sumber: https://www.kompas.id/artikel/gede-arsana-penjaga-kebun-edukasi-desa-les
Liputan Khusus Lainnya:
Dari Jaket Ojek Online ke Bangku Kuliah: Perjuangan Mahasiswa UGM Menggapai Mimpi Tanpa Membebani Orang Tua
Dari Jalanan Menuju Ruang Sidang: Perjuangan Wahyu Aji Ramadhan Menggapai Gelar Sarjana Hukum
Dari Asisten Rumah Tangga Menjadi Sarjana: Perjuangan Bariah Membuktikan Mimpi Tak Mengenal Keterbatasan