Dari Jaket Ojek Online ke Bangku Kuliah: Perjuangan Mahasiswa UGM Menggapai Mimpi Tanpa Membebani Orang Tua

Schoolmedia News Yogyakarta - Bagi sebagian mahasiswa, perjalanan menuju kampus dimulai dari rumah atau kos. namun bagi Ryaas Amin, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), hari-harinya sering diawali dengan mengenakan jaket hijau ojek online. di balik senyumnya sebagai mahasiswa, tersimpan perjuangan seorang anak yang memilih bekerja demi membiayai kebutuhan kuliah dan hidupnya sendiri. keputusan itu bukan karena ingin mencari pengalaman semata, melainkan karena ia tak ingin terus menjadi beban bagi kedua orang tuanya.
Menjalani dua peran sekaligus tentu bukan perkara mudah. seusai mengikuti perkuliahan, Ryaas langsung beralih menjadi pengemudi ojek daring. waktunya diatur dengan cermat, bahkan sejak menyusun Kartu Rencana Studi (KRS), agar jadwal kuliah dan pekerjaan tidak saling bertabrakan. dengan memanfaatkan motor milik keluarga, ia berkeliling mengantar penumpang maupun pesanan makanan. dari hasil kerjanya, ia mampu memperoleh penghasilan sekitar Rp3 juta setiap bulan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membantu membayar biaya kuliah.
Meski harus mengorbankan waktu istirahat dan tenaga, Ryaas tidak pernah menganggap pekerjaannya sebagai beban. justru dari balik kemudi sepeda motor, ia belajar tentang tanggung jawab, disiplin, manajemen waktu, hingga menghadapi berbagai karakter pelanggan. pengalaman tersebut menjadi ruang belajar yang tidak ia temukan di dalam kelas. baginya, bekerja sambil kuliah adalah proses menempa diri agar lebih siap menghadapi kehidupan setelah lulus nanti.
Di tengah tantangan ekonomi yang dihadapi banyak mahasiswa, kisah Ryaas menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari mimpi. ia menunjukkan bahwa pendidikan tetap bisa diperjuangkan selama ada kemauan, keberanian mengambil keputusan, dan dukungan dari orang-orang terdekat. perjuangannya bukan sekadar tentang membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT), tetapi juga tentang menjaga harga diri dan belajar mandiri sejak usia muda.
Perjalanan Ryaas Amin mengingatkan bahwa kesuksesan tidak selalu lahir dari jalan yang mudah. kadang, mimpi harus ditempuh melalui jalanan kota, di sela-sela menerima pesanan pelanggan, dan di tengah padatnya jadwal kuliah. dari balik jaket ojek online, ia membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat untuk terus belajar mampu mengantarkan seseorang mendekati cita-cita yang selama ini diperjuangkan.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Sumber: https://mojok.co/liputan/sekolahan/mahasiswa-ugm-kuliah-sambil-ngojol-untuk-bayar-ukt/
Liputan Khusus Lainnya:
Ketika Masa Tua Tak Lagi Sendiri: Perjalanan Gina Veterani Menghadirkan Kehangatan bagi Para Lansia
Menanam Harapan dari Desa Les: Perjalanan Gede Arsana Membangun Kebun Edukasi untuk Generasi Masa Depan
Dari Asisten Rumah Tangga Menjadi Sarjana: Perjuangan Bariah Membuktikan Mimpi Tak Mengenal Keterbatasan