JPO Daan Mogot Tak Berfungsi Sejak 2025, Siswa Hadapi Jalan Padat Setiap Hari

Schoolmedia News – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Daan Mogot, tepat di depan SMPN 5 Kota Tangerang, hingga kini belum dapat digunakan. Kondisi tersebut membuat ratusan pelajar dan warga harus menyeberang langsung melalui jalan raya yang memiliki lalu lintas cukup padat.
JPO tersebut diketahui sudah tidak berfungsi sejak sekitar Oktober 2025. Kerusakan terjadi pada sejumlah bagian bangunan, termasuk atap yang sempat roboh setelah diterpa angin. Akses menuju jembatan kemudian ditutup menggunakan seng dan pembatas untuk mencegah warga menggunakannya.
Petugas keamanan sekolah turut membantu siswa ketika menyeberang. Kondisi ini dilakukan karena JPO yang sebelumnya menjadi akses penyeberangan utama sudah tidak dapat dimanfaatkan.
Keberadaan JPO dinilai penting mengingat lokasinya berada tepat di depan sekolah. Setiap hari, siswa dan warga harus beraktivitas di kawasan Jalan Daan Mogot yang ramai kendaraan.
Pernah Ditinjau Wali Kota
Persoalan JPO tersebut sebenarnya telah mendapat perhatian Pemerintah Kota Tangerang. Wali Kota Tangerang Sachrudin disebut pernah meninjau kondisi JPO pada Oktober 2025 dan meminta perangkat daerah terkait mengecek aspek teknis serta keamanannya.
Namun, hampir satu tahun setelah tidak berfungsi, belum ada kepastian mengenai waktu perbaikan. Kondisi JPO juga masih terlihat terbengkalai.
Sachrudin menyatakan telah memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menangani persoalan tersebut. Pemerintah kota juga disebut melakukan koordinasi secara internal maupun eksternal.
Meski demikian, ketika ditanya mengenai target perbaikan, pemerintah belum memberikan tanggal pasti dan hanya menyatakan akan mendorong penanganan dilakukan secepatnya.
Pelajar Menyeberang dengan Bantuan Petugas
Selama JPO belum dapat digunakan, petugas keamanan sekolah membantu mengawasi siswa yang hendak menyeberang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko ketika pelajar melintasi jalan.
Petugas sekolah berharap JPO segera diperbaiki atau dibangun kembali sehingga siswa dapat menggunakan fasilitas penyeberangan yang lebih aman.
Kerusakan fasilitas publik tersebut menjadi perhatian karena JPO dibangun untuk membantu pejalan kaki menyeberangi ruas jalan dengan lebih aman. Perbaikan diharapkan dapat segera dilakukan agar aktivitas pelajar dan masyarakat tidak terus bergantung pada penyeberangan langsung di jalan raya.
_
Liputan Khusus Lainnya: