Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Pemkab Pekalongan Bantu Mbah Darmi Selama Bansos Masih Diproses

author ASHAD
Sep 04, 2026 |
3 Dilihat


Schoolmedia News – Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan kebutuhan sehari-hari kepada Mbah Darmi (63) selama proses pemulihan dan aktivasi kembali bantuan sosial yang sebelumnya terhenti.

Mbah Darmi merupakan warga Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan. Ia bersama suaminya, Mbah Dayat (77), termasuk keluarga dalam kelompok desil 1, sehingga kondisi kesejahteraan mereka menjadi perhatian pemerintah.

Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengatakan pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar pasangan lansia tersebut tetap terpenuhi selama proses administrasi bantuan sosial berlangsung. Bantuan diberikan dalam bentuk makanan, sembako, dan kebutuhan sehari-hari lainnya.

"Selama menunggu aktivasi bansos, kami sudah menanggung kebutuhan hidup, seperti makanan dan sembako," kata Sukirman saat mendampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengunjungi kediaman Mbah Darmi pada Kamis (3/9/2026).

Bansos Sedang Dipulihkan

Sebelumnya, Mbah Darmi dan Mbah Dayat kehilangan bantuan Program Sembako atau BPNT sebesar Rp200.000 per bulan setelah nama mereka tidak lagi tercantum sebagai penerima bantuan.

Pemerintah kemudian melakukan pengecekan lapangan terhadap kondisi pasangan lansia tersebut. Hasil verifikasi menunjukkan keduanya masuk kategori desil 1 dan memiliki keterbatasan dalam mengakses teknologi maupun informasi.

Pemkab Pekalongan kini mengupayakan agar status penerima manfaat mereka kembali diproses melalui Kementerian Sosial. Proses tersebut dilakukan agar bantuan sosial dapat kembali diterima sesuai kondisi kesejahteraan keluarga.

Pemerintah Telusuri Persoalan Data

Kasus Mbah Darmi sebelumnya mencuat setelah terdapat persoalan pada data identitasnya. Pemerintah daerah kemudian melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab munculnya persoalan tersebut.

Sukirman mengatakan persoalan penggunaan identitas untuk aktivitas yang tidak dilakukan Mbah Darmi masih dalam proses penelusuran. Pemkab juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membantu mengurai persoalan tersebut.

Selain menangani kasus Mbah Darmi, Pemkab Pekalongan berencana memperkuat mekanisme sanggahan dan verifikasi data agar masyarakat yang mengalami ketidaksesuaian data dapat memperoleh kesempatan untuk memperbaikinya.

Pastikan Lansia Tetap Terpenuhi Kebutuhannya

Selama proses pemulihan bansos berlangsung, pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar Mbah Darmi dan Mbah Dayat tetap diperhatikan.

Langkah tersebut menjadi bentuk perlindungan terhadap kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan pemerintah. Pemerintah juga berharap proses administrasi pemulihan bansos dapat segera selesai.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya akurasi dan verifikasi data dalam penyaluran bantuan sosial. Data yang tepat diperlukan agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

_

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/09/04/083746978/bansos-belum-aktif-mbah-darmi-di-pekalongan-dapat-bantuan-permakanan-dari

Keterbatasan Fasilitas, SDN 78 Manado Manfaatkan Bekas Ruang Kepala Sekolah
regional Sebelumnya
Keterbatasan Fasilitas, SDN 78 Manado Manfaatkan Bekas Ruang Kepala Sekolah
author ASHAD
Sep 04, 2026

Komentar