1 Tahun Sekolah Rakyat: Ratusan Ribu Anak Terbantu, Pemerintah Pacu Perbaikan Fasilitas dan Pengajaran

Schoolmedia - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memaparkan capaian serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam satu tahun pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa jumlah peserta didik telah mencapai lebih dari 44.000 anak, mendekati target tahun 2026 sebanyak 45.000 siswa. Selain itu, ada lebih dari 1.000 anak yang masih menjalani proses rehabilitasi di sentra Kemensos sebelum masuk ke ruang kelas.
Meskipun menunjukkan kemajuan pesat, program yang ditujukan bagi anak-anak kurang mampu, anak putus sekolah, hingga pekerja anak ini masih dihadapkan pada sejumlah kendala utama:
Kemampuan Literasi Siswa: Ditemukan sejumlah siswa tingkat SMP dan SMA, bahkan pemuda berusia 17–18 tahun, yang belum bisa membaca atau belum pernah mengenyam pendidikan formal sama sekali.
Keterbatasan Fasilitas & SDM: Pemerintah masih mengalami kekurangan tenaga pengajar, wali asrama, serta penyelesaian pembangunan gedung fisik yang belum beroperasi penuh.
Kondisi Kesehatan & Mental: Pada awal masuk, banyak anak mengidap masalah kesehatan seperti anemia dan gangguan gigi, serta belum memiliki dorongan belajar.
Namun, setelah mendapatkan pendampingan menyeluruh dan perbaikan gizi selama kurang lebih satu tahun, para siswa menunjukkan perkembangan positif yang signifikan, baik dari segi kesehatan, kepercayaan diri, maupun motivasi belajar. Ke depannya, Kemensos berencana memperluas pendataan serta membangun fasilitas permanen untuk menunjang keberlangsungan program ini
Sumber berita : kompas.com
Penulis berita :Friistin intan sulistyowati
Penyunting : Febby
Berita Lainnya:
Mendagri Beri Tenggat 1 Minggu untuk Pemda Pembentukan Satgas Makan Bergizi Gratis
Komisi XIII DPR Minta Polri Usut Tuntas Jaringan Narkoba Pengendali Lapas Hingga Bandar
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sepekan: Cuaca Panas Masih Dominan, Awal November Berpotensi Hujan di Sejumlah Wilayah