Tersangka Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun Bersimpuh di Hadapan Istri Sah Usai Rekonstruksi
SCHOOLMEDIA – Polda Jawa Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana yang melibatkan tersangka Dwi Bagus Martono (40) terhadap istri sirinya, Dini Hardiyanti (30), serta anaknya yang masih berusia 4 tahun. Rekonstruksi digelar di tiga lokasi berbeda di kawasan Kota Madiun pada Selasa (27/10/2026).
Usai merampungkan seluruh adegan rekonstruksi pada Selasa malam, tim kepolisian memberikan kesempatan kepada Dwi Bagus untuk bertemu dengan istri sahnya, Marta, di kediaman mereka yang terletak di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo, Madiun.
Dalam kesempatan tersebut, tersangka tampak bersimpuh di hadapan istri sahnya di ruang utama rumah. Suasana emosional mewarnai pertemuan singkat tersebut setelah sang istri menyaksikan jalannya proses rekonstruksi.

Rekonstruksi Berlangsung di Tiga Lokasi
Pihak penyidik Penyidik Polda Jatim merinci bahwa olah reka ulang adegan dilakukan secara maraton di tiga titik lokasi kejadian:
- Hotel Mataram Baru (Jalan dr. Soetomo): Proses rekonstruksi pertama dimulai pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB di mana awak media memantau dari area halaman luar hotel.
- Rumah Orang Tua Tersangka (Jalan Doho, Kelurahan Winongo): Tim penyidik melanjutkan reka adegan sekitar pukul 17.15 WIB untuk memperagakan proses eksekusi terhadap korban.
- Kediaman Tersangka (Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong): Lokasi terakhir rekonstruksi sekaligus tempat pertemuan tersangka dengan keluarga.
Kasus pembunuhan berencana ini saat ini masih terus ditangani oleh tim penyidik Polda Jawa Timur guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Sumber: detikNews
Penyunting: Athalla
Foto: Hanya sebagai ilustrasi (Sumber: Pexels)
Berita Lainnya:
BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Sepekan: Cuaca Panas Masih Dominan, Awal November Berpotensi Hujan di Sejumlah Wilayah
53 Kelompok Massa Gelar Demo di Jakarta Hari Ini, Kepolisian Minta Fasilitas Umum Dijaga
Luhut Minta Kebijakan Ekspor Gas ke Singapura Dievaluasi Secara Cermat