Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
tokoh

Francisca Rani Indira Akhirnya Wujudkan Mimpi Kuliah di UGM

author Andeliyumna
Jul 28, 2026 |
14 Dilihat


Schoolmedia News Yogyakarta - Di sebuah ruang rumah sakit yang dipenuhi suara alat medis dan langkah para tenaga kesehatan, Francisca Rani Indira membuka buku-buku latihan ujian masuk perguruan tinggi. Bukan di meja belajar yang nyaman atau perpustakaan yang tenang, melainkan di samping tempat tidur ayahnya yang sedang berjuang melawan sakit. Di saat teman-temannya fokus mempersiapkan UTBK, perhatian Rani harus terbagi antara menemani sang ayah dan mengejar impian untuk melanjutkan pendidikan. Konsentrasi yang sering terpecah tidak membuatnya menyerah. Ia tetap memanfaatkan setiap waktu luang untuk membaca materi dan mengerjakan latihan soal, karena ia percaya bahwa mimpi tidak boleh berhenti hanya karena keadaan sedang tidak berpihak.

Cobaan terbesar datang ketika perjuangannya belum selesai. Hanya sekitar sebelas hari sebelum mengikuti Ujian Mandiri UGM, ayah yang selama ini menjadi penyemangat sekaligus pendukung terbesar dalam hidupnya berpulang. Duka yang mendalam sempat membuat dunianya terasa runtuh. Namun di tengah kehilangan itu, Rani teringat satu harapan yang selalu diucapkan sang ayah, yakni melihat putrinya mengenakan jaket almamater Universitas Gadjah Mada. Harapan itulah yang menjadi kekuatan baru. Ia memilih bangkit, menyimpan kesedihan di dalam hati, lalu kembali membuka buku-buku latihan sebagai bentuk penghormatan atas cita-cita yang pernah mereka bangun bersama.

Dengan waktu persiapan yang sangat terbatas, Rani memaksimalkan setiap hari yang tersisa. Ia memilih belajar di perpustakaan daerah hingga malam hari dan mengerjakan sekitar 100 hingga 200 soal latihan setiap harinya. Baginya, setiap soal yang berhasil diselesaikan adalah satu langkah lebih dekat menuju impian. Ketekunan itu akhirnya membuahkan hasil. Rani dinyatakan lolos di Program Studi Manajemen dan Kebijakan Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM melalui jalur Ujian Mandiri CBT. Keberhasilan tersebut menjadi jawaban atas seluruh perjuangan yang telah ia lalui selama berbulan-bulan.

Perjalanan Rani tidak berhenti sampai di sana. Setelah ayahnya meninggal, sang ibu menjadi satu-satunya tulang punggung keluarga dengan bekerja di rumah produksi keripik tempe. Kekhawatiran mengenai biaya kuliah sempat menghantui mereka. Namun kabar baik kembali datang ketika Rani memperoleh subsidi Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar 100 persen. Bantuan tersebut membuatnya dapat melanjutkan pendidikan tanpa membebani ibunya. Sejak SMA, Rani juga dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari Palang Merah Remaja (PMR), organisasi perpustakaan sekolah, kegiatan kerohanian, hingga tim riset yang pernah meneliti kehidupan pemulung di TPA Piyungan. Semua pengalaman itu membentuk dirinya menjadi pribadi yang tangguh dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Kisah Rani menjadi bukti bahwa jalan menuju cita-cita tidak selalu mulus. Ada kalanya seseorang harus belajar di tengah ruang rumah sakit, menghadapi kehilangan orang tercinta, bahkan berjuang di tengah keterbatasan ekonomi. Namun, kerja keras, keteguhan hati, serta dukungan keluarga mampu mengubah kesedihan menjadi semangat untuk terus melangkah. Keberhasilan Rani diterima di UGM bukan sekadar tentang lolos ke perguruan tinggi impian, melainkan juga tentang mewujudkan harapan seorang ayah yang kini hanya bisa disaksikan dari doa-doa yang ditinggalkannya. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa di balik setiap ujian kehidupan, selalu ada kesempatan untuk bangkit dan meraih masa depan yang lebih baik.

_

Penulis: Ashad Rizki

Editor: Ashad Rizki

Sumber: https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8588900/kisah-rani-bisa-lolos-ugm-meski-belajar-untuk-ujian-di-rumah-sakit

Dari Anak Buruh Bangunan Menjadi Lulusan Terbaik IPDN
tokoh Selanjutnya
Dari Anak Buruh Bangunan Menjadi Lulusan Terbaik IPDN
author Andeliyumna
Jul 29, 2026
Kisah Putri Kembar Buruh Serabutan yang Menolak Menyerah pada Keadaan
tokoh Sebelumnya
Kisah Putri Kembar Buruh Serabutan yang Menolak Menyerah pada Keadaan
author Andeliyumna
Jul 28, 2026

Komentar