Belum Resmi Wisuda, Naraya Atmaja Sudah Berseragam Pertamina

Schoolmedia News - Bagi banyak mahasiswa, kelulusan menjadi titik awal untuk mulai mencari pekerjaan. Namun, bagi Naraya Atmaja, urutannya justru berbeda. Saat sebagian besar teman seangkatannya masih menyelesaikan skripsi dan mempersiapkan wisuda, ia telah lebih dulu menerima kabar yang mengubah hidupnya. Mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Yogyakarta itu berhasil diterima bekerja di PT Pertamina Hulu Energi (PHE), salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia. Momen tersebut menjadi buah dari perjalanan panjang yang dipenuhi kerja keras, konsistensi belajar, dan keberanian mempersiapkan diri jauh sebelum memasuki dunia profesional.
Sejak awal kuliah, Naraya memahami bahwa prestasi akademik saja tidak selalu cukup untuk menghadapi persaingan dunia kerja. Karena itu, ia aktif mengikuti berbagai organisasi kemahasiswaan, kegiatan pengembangan diri, seminar industri, hingga pelatihan yang berkaitan dengan sektor migas. Berbagai aktivitas tersebut membentuk kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan kerja sama tim yang sangat dibutuhkan di lingkungan profesional. Di sisi lain, ia tetap menjaga performa akademik agar memiliki fondasi ilmu yang kuat sebagai calon insinyur perminyakan.
Kesempatan emas datang ketika PT Pertamina Hulu Energi membuka proses rekrutmen bagi talenta muda. Naraya mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan serius, mulai dari administrasi, tes kemampuan, hingga wawancara. Persaingan yang dihadapi tidak ringan karena pelamar berasal dari berbagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Namun, pengalaman yang telah dibangun selama kuliah membuatnya mampu menunjukkan kompetensi, kesiapan, dan karakter yang dibutuhkan perusahaan. Hasilnya, ia dinyatakan lolos dan memperoleh kesempatan bergabung bahkan sebelum resmi diwisuda. Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa persiapan yang dilakukan sejak dini mampu menghadirkan peluang yang lebih besar.
Bagi Naraya, keberhasilan tersebut bukan sekadar memperoleh pekerjaan di perusahaan impian. Ia melihatnya sebagai awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus belajar dan memberikan kontribusi bagi industri energi nasional. Menurutnya, dunia kerja membutuhkan individu yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu beradaptasi, bekerja dalam tim, serta terus meningkatkan kompetensi mengikuti perkembangan teknologi. Pengalaman selama menjadi mahasiswa menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan tersebut.
_
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Liputan Khusus Lainnya:
Sudah Lolos Kedokteran Unair, Hafiz Tetap Mengejar Mimpi Menjadi Polisi
Dosen Unesa Sulap Daun Nanas Jadi Tekstil Ramah Lingkungan yang Mendunia