Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
tokoh

Ketika Musik Menjadi Suara Perlawanan: Perjalanan Gabriëlle Menyuarakan Keresahan Lewat Karya

author Andeliyumna
Jul 13, 2026 |
3 Dilihat

Schoolmedia News Yogyakarta = Di tengah arus industri musik yang dipenuhi lagu-lagu bertema cinta dan hiburan, Gabriëlle justru memilih jalan yang berbeda. musisi muda asal Yogyakarta itu menjadikan musik metal sebagai ruang untuk menyuarakan kegelisahan terhadap berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan. melalui EP debutnya bertajuk Animals, ia membuktikan bahwa musik tidak hanya dapat menghibur, tetapi juga mengajak pendengarnya berpikir dan berefleksi.


Perjalanan Gabriëlle menuju dunia musik metal tidak berlangsung lama. ia baru mengenal genre tersebut beberapa tahun terakhir, termasuk mempelajari teknik scream vocal yang kini menjadi ciri khasnya. meski terbilang pendatang baru, ia berani mengangkat tema-tema yang jarang disentuh musisi seusianya. baginya, musik adalah medium paling jujur untuk menyampaikan keresahan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata biasa.


Lewat Animals, Gabriëlle menggunakan metafora hewan untuk menggambarkan berbagai wajah kekuasaan dan kehidupan sosial. simbol-simbol tersebut mengajak pendengar melihat bagaimana kekuasaan, kepatuhan, hingga perilaku manusia dapat membentuk realitas yang sering kali mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan. alih-alih menggurui, ia memilih menyampaikan kritik melalui lirik dan dentuman musik yang emosional.


Di balik penampilannya yang garang di atas panggung, Gabriëlle dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan lebih banyak berbicara melalui karya. ia tidak mengejar popularitas semata, melainkan ingin setiap lagu yang diciptakannya memiliki makna dan mampu membuka ruang diskusi tentang isu-isu yang terjadi di sekitar. baginya, seni memiliki peran penting sebagai media untuk menyampaikan pesan sekaligus membangun kesadaran.


Perjalanan Gabriëlle menjadi bukti bahwa keberanian berkarya tidak selalu harus mengikuti arus. di usianya yang masih muda, ia memilih menjadikan musik sebagai suara kepedulian terhadap sesama. kisahnya mengajarkan bahwa sebuah karya dapat menjadi lebih dari sekadar hiburan. ia bisa menjadi pengingat bahwa di tengah dunia yang semakin bising, masih ada seniman yang memilih menggunakan kreativitasnya untuk menjaga nurani tetap hidup.


Penulis: Ashad Rizki

Editor: Ashad Rizki

Sumber: https://mojok.co/liputan/sosok/gabrielle-rilis-ep-kritik-rezim-dengan-hewan/

Menjaga Nyala Animasi Indonesia: Perjalanan Hizaro Merawat Mimpi dari Yogyakarta
tokoh Selanjutnya
Menjaga Nyala Animasi Indonesia: Perjalanan Hizaro Merawat Mimpi dari Yogyakarta
author Andeliyumna
Jul 13, 2026
Menjaga Suara Masa Lalu Tetap Hidup: Perjalanan Asriadi Cahyadi Merawat Musik Analog di Tengah Era Digital
tokoh Sebelumnya
Menjaga Suara Masa Lalu Tetap Hidup: Perjalanan Asriadi Cahyadi Merawat Musik Analog di Tengah Era Digital
author Andeliyumna
Jul 10, 2026