Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Dugaan Keracunan MBG di Jombang, Dinkes Ambil Sampel Makanan dan Air

author ASHAD
Sep 04, 2026 |
16 Dilihat


Schoolmedia News – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jombang mengambil sampel makanan dan air dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mangunan setelah 256 siswa dan guru SMPN 1 Kabuh mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sampel tersebut diambil untuk mengetahui penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan pada warga sekolah. Dinkes Jombang kemudian mengirimkan sampel ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya untuk menjalani pemeriksaan.

Sampel makanan yang diperiksa disesuaikan dengan menu MBG yang dikonsumsi siswa dan guru pada Rabu (2/9/2026). Sampel tersebut meliputi nasi putih, udang saus padang, tahu susu, pepaya, serta tumis wortel, sawi putih, dan brokoli.

Selain makanan, petugas juga mengambil sampel air yang digunakan untuk memasak makanan di dapur SPPG Mangunan.

Kepala Dinkes Jombang dr Hexawan Tjahja Widada mengatakan pemeriksaan terhadap SPPG dilakukan setelah penanganan warga sekolah yang mengalami keluhan kesehatan diprioritaskan. Saat ini, tujuh siswa masih menjalani perawatan di Puskesmas Kabuh.

Keluhan Mulai Muncul Setelah Konsumsi MBG

Kasus tersebut diketahui setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan, terutama diare, sakit perut, mual, muntah, dan pusing. Sebagian siswa kemudian mendapatkan penanganan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Dari hasil pendataan Dinkes Jombang, total terdapat 256 siswa dan guru yang mengalami keluhan kesehatan. Sebagian di antaranya mendapatkan pengobatan secara mandiri, sementara sejumlah siswa menjalani pemeriksaan di puskesmas dan klinik.

Berdasarkan keterangan sejumlah siswa, menu udang saus padang disebut memiliki aroma yang kurang sedap. Namun, dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai penyebab kejadian karena masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan laboratorium.

Penyebab Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Dinkes Jombang belum memastikan makanan atau bahan tertentu sebagai penyebab keluhan kesehatan. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat kontaminasi pada makanan maupun air yang digunakan dalam proses pengolahan.

Pemeriksaan juga menjadi bagian dari evaluasi terhadap penerapan standar higiene dan sanitasi di SPPG Mangunan. Hasil pemeriksaan nantinya dapat menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya pengawasan keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG. Pengolahan, penyimpanan, distribusi, hingga pemeriksaan makanan perlu dilakukan sesuai standar agar makanan yang diterima siswa tetap aman dikonsumsi.

Sambil menunggu hasil pemeriksaan, penanganan terhadap siswa dan guru yang mengalami keluhan kesehatan tetap menjadi prioritas. Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga terus memantau kondisi warga sekolah yang terdampak.

_

Sumber: https://surabaya.kompas.com/read/2026/09/04/063159178/dugaan-keracunan-mbg-di-jombang-dinkes-ambil-sampel-makanan-dan-air


Pemadaman Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Terkendala Jalan Sempit
regional Selanjutnya
Pemadaman Kebakaran TPA Putri Cempo Solo Terkendala Jalan Sempit
author ASHAD
Sep 04, 2026
Karhutla Riau 2026 Capai 18.582 Hektare, Bengkalis Jadi Wilayah Terparah
regional Sebelumnya
Karhutla Riau 2026 Capai 18.582 Hektare, Bengkalis Jadi Wilayah Terparah
author ASHAD
Sep 04, 2026

Komentar