Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
lipsus

Kemendikdasmen Percepat Revitalisasi Sekolah di Wilayah 3T, Pemerataan Pendidikan Jadi Prioritas

author Andeliyumna
Jul 24, 2026 |
29 Dilihat


Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat pemerataan akses pendidikan melalui percepatan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memastikan seluruh peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak, tanpa memandang lokasi tempat tinggal mereka.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah memprioritaskan revitalisasi sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan bangunan, keterbatasan ruang belajar, hingga minimnya fasilitas pendukung pembelajaran. Salah satu daerah yang menjadi fokus pada tahun 2026 adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), di mana sejumlah satuan pendidikan mulai mendapatkan pembangunan dan perbaikan sarana prasarana.


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa pemerataan kualitas pendidikan tidak cukup hanya melalui penyediaan kurikulum dan tenaga pendidik. Infrastruktur sekolah yang memadai juga menjadi faktor penting agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal. Dengan ruang kelas yang layak, fasilitas sanitasi yang baik, serta lingkungan belajar yang aman, siswa diharapkan dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih nyaman dan produktif.

Selain memperbaiki bangunan sekolah, pemerintah juga terus mendorong digitalisasi pembelajaran dan peningkatan kompetensi guru. Berbagai pelatihan mengenai pembelajaran mendalam (deep learning), pemanfaatan teknologi, hingga pengenalan koding dan kecerdasan buatan (AI) mulai diperluas agar guru di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.


Program revitalisasi ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan karena dinilai menjadi langkah nyata dalam mengurangi kesenjangan pendidikan antardaerah. Selama ini, masih terdapat sekolah di wilayah terpencil yang menghadapi keterbatasan ruang kelas, akses internet, maupun fasilitas penunjang belajar lainnya. Dengan perbaikan yang dilakukan secara bertahap, diharapkan kualitas layanan pendidikan semakin merata.


Pemerintah juga mengajak pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga fasilitas pendidikan yang telah dibangun. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar manfaat revitalisasi dapat dirasakan dalam jangka panjang dan mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional.


Melalui percepatan revitalisasi satuan pendidikan di wilayah 3T, pemerintah berharap tidak ada lagi anak Indonesia yang tertinggal hanya karena keterbatasan fasilitas sekolah. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan dapat diakses secara merata oleh seluruh peserta didik di Indonesia.

Lima Kampus Negeri Tegaskan Penghasilan Dosen Jauh Lampaui UMR, Potret Kesejahteraan Dosen Tak Bisa Disamaratakan
Lipsus Sebelumnya
Lima Kampus Negeri Tegaskan Penghasilan Dosen Jauh Lampaui UMR, Potret Kesejahteraan Dosen Tak Bisa Disamaratakan
author Andeliyumna
Jul 23, 2026