Firasat Sebelum Musibah: Korban KM Virgo Transport 8 Sempat Pamit Tak Akan Bekerja Lagi

Duka mendalam menyelimuti keluarga Imam Soeparno (66), seorang mekanik dan kernet asal Benowo, Surabaya, yang menjadi salah satu korban tewas dalam musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Jenazah almarhum berhasil diidentifikasi di RS Bhayangkara Banjarmasin pada Selasa (15/9/2026) dan langsung dimakamkan di TPU Babat Jerawat setelah tiba di rumah duka pada Rabu (16/9/2026) pagi.
Sebelum kecelakaan terjadi, putri korban, Novia (43), sempat bertukar pesan melalui aplikasi WhatsApp dengan sang ayah pada Sabtu (12/9/2026). Dalam percakapan itu, Imam mengabarkan bahwa jadwal keberangkatannya mendadak dialihkan dari Kapal Rusita ke KM Virgo Transport 8. Almarhum juga sempat mengutarakan firasat bahwa pelayaran tersebut akan menjadi perjalanan kerja terakhirnya dan ia tak berniat kembali bekerja setelahnya.
Di mata keluarga, Imam dikenal sebagai sosok pekerja keras yang jarang pulang demi mencari nafkah di usianya yang sudah senja. Meski berperawakan keras, ia dikenal sangat memanjakan dan menyayangi keempat cucunya. Keluarga tak menyangka bahwa kalimat pamit dari Imam di atas kapal tersebut benar-benar menjadi pertanda kepulangannya untuk selamanya.
Sumber berita: kompas.com
Liputan Khusus Lainnya:
Bandara Soekarno-Hatta Masih Tutup, Penumpang Bertahan di Terminal hingga Menginap
Bansos Mbah Darmi Kembali Diajukan Setelah Sempat Dinonaktifkan, Data Sudah Bersih