Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Yayasan Sekolah Swasta Jaksel Minta Perlindungan Usai Temuan 995 Senjata

author ASHAD
Aug 10, 2026 |
1 Dilihat

Schoolmedia News – Yayasan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, meminta perlindungan dan pendampingan dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta sejumlah lembaga pemerintah setelah ditemukan ratusan senjata dan barang berbahaya di lingkungan sekolah.

Permintaan tersebut disampaikan kuasa hukum yayasan sebagai bentuk upaya memastikan keamanan peserta didik sekaligus menjaga keberlangsungan kegiatan belajar mengajar.

Kuasa hukum yayasan, Annisa, mengatakan pihaknya telah meminta audiensi dengan KPAI untuk mendapatkan arahan mengenai langkah yang perlu dilakukan. Yayasan ingin setiap keputusan yang diambil tetap mengutamakan kepentingan dan keselamatan para siswa.

Selain KPAI, yayasan juga membangun komunikasi dengan Komisi III dan Komisi X DPR RI. Pihak yayasan berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani secara menyeluruh sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran bagi siswa, guru, maupun tenaga kependidikan.

Kuasa hukum lainnya, Alvon Kurnia Palma, mengatakan audiensi dengan KPAI dijadwalkan pada Senin (10/8/2026). Pertemuan tersebut diharapkan dapat membahas kondisi sekolah sekaligus memastikan keselamatan peserta didik dan kelancaran proses pendidikan.

Yayasan juga berencana mengirimkan surat resmi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Permohonan tersebut berkaitan dengan perlindungan hukum dan pendampingan bagi sekolah dalam menghadapi situasi yang sedang berlangsung.

Menurut pihak yayasan, langkah tersebut diperlukan karena sekolah memiliki tanggung jawab untuk memastikan lingkungan pendidikan tetap aman dan kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

Peristiwa ini bermula dari temuan ratusan senjata dan sejumlah barang lain di sebuah ruangan milik yayasan di kawasan sekolah. Polisi telah menerima laporan mengenai temuan tersebut dan melakukan penyelidikan.

Pihak kepolisian masih mendalami asal-usul dan kepemilikan barang-barang yang ditemukan. Proses hukum juga diperlukan untuk memastikan fakta mengenai keberadaan barang tersebut serta pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Sebelumnya, Komisi I DPR RI turut meminta agar kasus tersebut diusut secara menyeluruh. DPR menilai temuan barang berbahaya di lingkungan sekolah merupakan persoalan serius yang berkaitan dengan keamanan masyarakat dan keselamatan peserta didik.

Bagi pihak sekolah, persoalan utama saat ini adalah memastikan siswa dan tenaga pendidik tetap mendapatkan rasa aman. Penanganan kasus juga diharapkan tidak mengganggu hak peserta didik untuk memperoleh pendidikan.

Yayasan berharap koordinasi dengan KPAI, Kemendikdasmen, DPR RI, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum dapat menghasilkan langkah yang tepat.

Sementara proses penyelidikan terus berjalan, seluruh pihak diharapkan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak. Keamanan lingkungan sekolah menjadi prioritas agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung secara aman dan kondusif.

_

Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/08/10/07213341/yayasan-sekolah-swasta-jaksel-minta-perlindungan-usai-temuan-995-senjata

Yayasan Harapan Ibu Minta Polisi Sterilisasi Area Sekolah Usai Temuan Ratusan Barang Terlarang
regional Selanjutnya
Yayasan Harapan Ibu Minta Polisi Sterilisasi Area Sekolah Usai Temuan Ratusan Barang Terlarang
author ASHAD
Aug 10, 2026
Dugaan Perdagangan Satwa Dilindungi, 25 Beo Mentawai Dibawa dari Siberut ke Padang
regional Sebelumnya
Dugaan Perdagangan Satwa Dilindungi, 25 Beo Mentawai Dibawa dari Siberut ke Padang
author ASHAD
Aug 10, 2026

Komentar