Yayasan Harapan Ibu Minta Polisi Sterilisasi Area Sekolah Usai Temuan Ratusan Barang Terlarang
Schoolmedia News – Yayasan Harapan Ibu Pondok Pinang (YHI-PP), Jakarta Selatan, meminta kepolisian melakukan sterilisasi menyeluruh di area sekolah setelah ditemukan berbagai barang terlarang di salah satu ruangan kompleks sekolah.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan lingkungan pendidikan benar-benar aman sebelum kegiatan belajar mengajar kembali dilaksanakan secara tatap muka.
Kuasa hukum YHI-PP mengatakan pihak yayasan telah berkomunikasi dengan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan agar pemeriksaan dan sterilisasi dilakukan di seluruh area sekolah. Hal ini dilakukan karena masih terdapat sejumlah ruangan yang belum dapat diperiksa secara menyeluruh.
Untuk menjaga keselamatan peserta didik selama proses pemeriksaan berlangsung, yayasan memutuskan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selama sepekan, mulai Senin hingga Jumat, 10–14 Agustus 2026.
Kebijakan PJJ tersebut diambil dengan mempertimbangkan kepentingan dan keselamatan siswa. Pihak yayasan berharap proses pemeriksaan dapat dilakukan secara menyeluruh sehingga orang tua, siswa, guru, dan tenaga kependidikan memperoleh kepastian mengenai keamanan lingkungan sekolah.
Yayasan juga mendorong kepolisian membuka dan memeriksa ruangan-ruangan yang masih tertutup atau berada dalam status garis polisi. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat memastikan tidak ada barang berbahaya atau barang terlarang lain yang masih berada di lingkungan sekolah.
Sebelumnya, temuan barang-barang terlarang di salah satu ruangan sekolah telah menjadi perhatian publik. Kepolisian kemudian melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal-usul, kepemilikan, serta rangkaian fakta yang berkaitan dengan temuan tersebut.
Bagi pihak yayasan, proses hukum dan pemeriksaan kepolisian perlu berjalan beriringan dengan upaya menjaga hak siswa untuk mendapatkan pendidikan dalam lingkungan yang aman.
Penerapan PJJ selama proses sterilisasi menjadi langkah sementara agar kegiatan belajar tetap berlangsung tanpa menempatkan siswa di area yang masih menjalani pemeriksaan.
Yayasan berharap proses sterilisasi dapat segera selesai sehingga aktivitas pendidikan dapat kembali berlangsung secara normal. Kepastian keamanan lingkungan sekolah juga dinilai penting untuk mengembalikan rasa aman bagi siswa dan orang tua.
Pihak sekolah dan yayasan selanjutnya akan menunggu hasil pemeriksaan aparat sebelum menentukan langkah berikutnya terkait kegiatan belajar tatap muka.
Sementara itu, proses penyelidikan kepolisian masih berlangsung. Seluruh pihak diharapkan memberikan ruang kepada aparat untuk melakukan pemeriksaan dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan lingkungan sekolah aman, kegiatan pendidikan tetap berjalan, serta kepentingan terbaik peserta didik tetap menjadi pertimbangan utama.
_
Liputan Khusus Lainnya:
Jawa Barat Juara Umum IMC 2026, Wadah Seleksi Atlet Muaythai Menuju SEA Games 2027
Dugaan Perdagangan Satwa Dilindungi, 25 Beo Mentawai Dibawa dari Siberut ke Padang