Teras Cihampelas Ditata Ulang, Pemprov Jabar Targetkan Rampung Oktober 2026
Schoolmedia News – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai menata ulang kawasan Teras Cihampelas di Kota Bandung. Penataan dilakukan setelah pengelolaan kawasan tersebut resmi diserahkan Pemerintah Kota Bandung kepada Pemprov Jabar.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menargetkan proses penataan fisik Teras Cihampelas dapat rampung pada Oktober 2026. Pemerintah berharap kawasan tersebut kembali menjadi salah satu ikon Kota Bandung sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi kreatif dan pariwisata.
Penataan Teras Cihampelas tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki kondisi fisik kawasan, tetapi juga mengembalikan fungsi Cihampelas sebagai pusat mode, industri kreatif, perdagangan, dan ruang publik yang menarik bagi masyarakat.
Serah terima pengelolaan kawasan ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar pada 29 Juli 2026.
Dedi mengatakan, setelah proses serah terima, pemerintah akan menyelesaikan berbagai tahapan administrasi sebelum pekerjaan fisik dimulai. Seluruh proses ditargetkan berlangsung cepat sehingga penataan kawasan dapat selesai pada Oktober.
Pemerintah juga ingin menjadikan Cihampelas sebagai kawasan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Bandung. Kehadiran ruang publik yang lebih tertata diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha.
Rencana penataan tersebut juga dikaitkan dengan potensi kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara. Menurut pemerintah, akses penerbangan yang lebih baik dapat mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Bandung, termasuk wisatawan dari negara-negara Asia Tenggara.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai pengambilalihan pengelolaan Teras Cihampelas menunjukkan adanya sinergi antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar dalam menangani sejumlah persoalan strategis kota.
Jika sesuai target, wajah baru Teras Cihampelas diharapkan mulai terlihat pada Oktober 2026. Kawasan yang pernah menjadi salah satu pusat aktivitas perdagangan dan wisata Kota Bandung itu diharapkan kembali menjadi ruang publik yang hidup serta mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.
_
Liputan Khusus Lainnya:
Jelang Aksi Kawal Putusan MK soal Anggaran MBG, Lalu Lintas DPR RI Masih Lancar
Demo Digelar di Patung Kuda dan DPR Hari Ini, 511 Polisi Disiagakan