Jawa Barat Tutup MPLS Pancawaluya 2026 dengan Aksi Ekologi, Siswa Diajak Bangun Karakter Peduli Lingkungan

Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat secara resmi menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya 2026 melalui kegiatan Aksi Ekologi yang melibatkan ribuan peserta didik di berbagai sekolah. Kegiatan ini menjadi penutup MPLS sekaligus mengajak siswa baru untuk membangun karakter peduli lingkungan sejak hari pertama memasuki jenjang pendidikan yang baru.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibangun melalui pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga melalui kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten. Salah satunya adalah menjaga kebersihan lingkungan sekolah, menanam pohon, mengurangi penggunaan sampah plastik, dan membiasakan hidup ramah lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mengikuti berbagai aksi nyata, seperti membersihkan area sekolah, memilah sampah, merawat tanaman, serta melakukan kampanye sederhana mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Melalui pendekatan ini, peserta didik diharapkan memahami bahwa kepedulian terhadap alam merupakan bagian dari karakter yang harus dimiliki sejak dini.
Program MPLS Pancawaluya sendiri mengedepankan pembentukan karakter, kesehatan, kedisiplinan, gotong royong, dan kepedulian sosial. Selain mengenalkan lingkungan sekolah, kegiatan ini juga bertujuan membantu siswa beradaptasi dengan suasana belajar yang baru secara menyenangkan dan bermakna.
Para guru menyambut baik pelaksanaan Aksi Ekologi karena memberikan pengalaman belajar langsung kepada siswa. Menurut mereka, pendidikan lingkungan akan lebih mudah dipahami apabila dilakukan melalui praktik nyata dibandingkan hanya disampaikan dalam bentuk teori di kelas.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kebiasaan baik yang diperkenalkan selama MPLS dapat terus diterapkan oleh peserta didik sepanjang tahun ajaran. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang untuk membentuk generasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Jawa Barat menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bekal menghadapi masa depan.
Liputan Khusus Lainnya:
Hadapi Era Penuh Ketidakpastian, Tanoto Foundation Siapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
Narasi Visual Kota Jadi Sorotan, IKJ Angkat Kegelisahan Warga Lewat Seni
Belajar Sambil Menjaga Bumi, Strada Cilincing Terapkan Pendidikan Berbasis Laudato Si’