Dedi Mulyadi Tegaskan SMA/SMK Negeri di Jabar Tetap Gratis, Dana BOS Dinilai Mencukupi

Schoolmedia News Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa SMA dan SMK negeri di Jawa Barat tetap dapat diselenggarakan tanpa memungut Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas wacana pemberlakuan kembali SPP yang sempat mencuat dalam pembahasan mengenai pembiayaan pendidikan di Jawa Barat.
Menurut Dedi Mulyadi, hasil evaluasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat menunjukkan bahwa dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang dipadukan dengan biaya operasional dari pemerintah provinsi sudah mencukupi untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah. Karena itu, ia menilai tidak ada alasan untuk kembali membebankan biaya SPP kepada peserta didik di sekolah negeri.
Selain memastikan kecukupan anggaran, Dedi juga mengingatkan pentingnya tata kelola dana pendidikan yang transparan dan akuntabel. Ia mengungkapkan masih ditemukan penggunaan dana BOS yang tidak sesuai peruntukan berdasarkan hasil evaluasi anggaran sebelumnya. Oleh sebab itu, pengawasan terhadap pengelolaan dana pendidikan perlu terus diperkuat agar anggaran benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Program sekolah gratis di SMA dan SMK negeri di Jawa Barat sendiri baru diterapkan secara penuh pada tahun ajaran 2025/2026. Pemerintah Provinsi berkomitmen mempertahankan kebijakan tersebut agar seluruh siswa dapat mengakses pendidikan menengah tanpa terbebani biaya SPP.
Pernyataan Gubernur Jawa Barat ini sekaligus menegaskan bahwa wacana reaktivasi SPP belum menjadi kebijakan pemerintah daerah. Fokus utama saat ini adalah mengoptimalkan pemanfaatan dana BOS dan anggaran operasional daerah guna menjaga kualitas pendidikan sekaligus memastikan akses pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Liputan Khusus Lainnya:
Semarang Perkuat Literasi Digital di Sekolah, Guru dan Siswa Ikuti Pelatihan Teknologi Pembelajaran
Gunungkidul Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional Klub Astronomi 2026, Ratusan Peserta Belajar Sains dan Jelajahi Langit Nusantara