Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Serangan DBD Meliputi 17 Kecamtan Di Sikka

author Mutiah
Jan 23, 2020 |

Bupati Sikka meninjau ruang perawatan RSUD TC Hillers untuk melihat kondisi pasien DBD.Foto:ANTARA

Schoolmedia News. Kupang - Serangan demam berdarah dengue (DBD) selama Januari 2020 meliputi 17 kecamatan di Kabupaten Sikka serta mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan 184 orang menjalani perawatan di rumah sakit menurut data pemerintah kabupaten setempat.

"Berdasarkan data pada Pemerintah Kabupaten Sikka sudah 17 kecamatan yang terserang penyakit DBD dari 21 kecamatan di Kabupaten Sikka," kata Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kabupaten Sikka Awales Syukur saat dihubungi dari Kupang, Kamis (23/01/2020).

Cuaca yang tidak menentu di Kabupaten Sikka membuat nyamuk penular virus dengue berkembang biak dan menyebabkan penyakit demam berdarah dengue cepat menyebar.


 Baca Juga : BPCB Segera Ekskavasi Temuan Batuan Diduga Bangunan Candi Di Dieng


Oleh karena itu, Awales mengatakan, pemerintah menggerakkan warga untuk menggiatkan upaya pemberantasan sarang nyamuk dan pemeliharaan kebersihan lingkungan.

Selain itu, menurut dia, Bupati Sikka Fransiskus R Diogo telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan siaga memberikan pelayanan kepada pasien DBD.

"Pasien DBD di Kabupaten Sikka saat ini memang sangat banyak sehingga RSUD TC Hillers menjadi kewalahan dalam menangani pasien DBD. Pemerintah telah menginstruksikan kepada semua rumah sakit swasta untuk ikut melayani pasien DBD yang membutuhkan pelayanan medis," katanya.
???????
Ia mengatakan bahwa saat ini hanya empat kecamatan di Kabupaten Sikka yang dinyatakan aman dari penularan DBD yakni Kecamatan Palue, Nele, Waiblama, dan Mapitara.
 

Bupati Bogor Siapkan "Karpet Merah" Sambut Piala Dunia U-20
regional Selanjutnya
Bupati Bogor Siapkan "Karpet Merah" Sambut Piala Dunia U-20
author Mutiah
Jan 24, 2020
Pengungsi Korban Banjir Di Lebak Dilatih Keterampilan Kuliner
regional Sebelumnya
Pengungsi Korban Banjir Di Lebak Dilatih Keterampilan Kuliner
author Mutiah
Jan 23, 2020