Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
lipsus

Pertemuan Prabowo-Putin di Vladivostok, Apa Saja Yang Mereka Bahas?

author ASHAD
Sep 04, 2026 |
20 Dilihat

Schoolmedia News  Lipsus - Presiden RI Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, pada Kamis (3/9/2026). Pertemuan berlangsung di sela agenda Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 dan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan strategis Indonesia-Rusia.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membicarakan berbagai peluang kerja sama, mulai dari perdagangan, energi, teknologi, industri hingga sektor maritim.

Putin Sebut Indonesia Mitra Penting

Putin menyampaikan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra penting Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Ia juga menyoroti perkembangan hubungan ekonomi kedua negara.

Menurut Putin, nilai perdagangan Rusia-Indonesia mengalami pertumbuhan sekitar 12 persen pada 2025. Kerja sama ekonomi kedua negara juga terus dibahas melalui komisi bersama yang menangani bidang ekonomi, perdagangan, dan teknis.

Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis

Prabowo menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia telah berkembang menjadi kemitraan strategis. Menurutnya, peningkatan hubungan tersebut membuka ruang yang lebih luas bagi kedua negara untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor.

Presiden juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus meningkatkan hubungan ekonomi dan perdagangan dengan Rusia agar memberikan manfaat bagi kedua negara.

Energi Jadi Salah Satu Agenda Utama

Sektor energi menjadi salah satu pembahasan penting dalam pertemuan. Kedua negara melihat peluang kerja sama energi yang lebih luas, termasuk pengembangan energi nuklir.

Kerja sama energi tersebut sejalan dengan upaya Indonesia memperluas sumber energi dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Membahas Teknologi dan Industri

Selain energi, teknologi dan pengembangan industri juga menjadi bagian dari agenda bilateral. Kedua pihak membicarakan peluang kerja sama yang dapat mendorong transfer pengetahuan serta pengembangan kapasitas industri.

Pembahasan ini menunjukkan bahwa hubungan Indonesia-Rusia tidak hanya diarahkan pada perdagangan komoditas, tetapi juga pada sektor bernilai tambah dan teknologi.

Kerja Sama Maritim Ikut Didorong

Bidang maritim turut masuk dalam pembicaraan Prabowo dan Putin. Salah satu bidang yang disoroti adalah potensi kerja sama pembangunan kapal.

Sektor ini dinilai memiliki ruang pengembangan mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan dengan kebutuhan besar terhadap industri dan konektivitas maritim.

Pertanian dan Perdagangan Terus Dikembangkan

Kerja sama pertanian juga menjadi bagian dari agenda ekonomi kedua negara. Rusia dan Indonesia terus mencari peluang untuk meningkatkan hubungan perdagangan sekaligus memperluas sektor-sektor yang dapat memberikan keuntungan bersama.

Pertumbuhan perdagangan yang disampaikan Putin menjadi salah satu indikator bahwa hubungan ekonomi kedua negara masih memiliki ruang untuk dikembangkan lebih jauh.

Prabowo Sebut Kunjungan sebagai Pemenuhan Komitmen

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menyinggung ketidakhadirannya dalam KTT ASEAN-Rusia sebelumnya. Ia menyebut kunjungan ke Vladivostok sebagai bentuk pemenuhan komitmen untuk bertemu Putin.

Kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF sekaligus pertemuan bilateral memperlihatkan tingginya perhatian kedua negara terhadap hubungan Indonesia-Rusia.

Bawa Tim Ekonomi dan Strategis

Prabowo tidak datang seorang diri. Sejumlah menteri yang membidangi ekonomi dan sektor strategis turut mendampingi kunjungan tersebut.

Di antaranya Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Kehadiran jajaran tersebut memperlihatkan bahwa kunjungan ke Rusia tidak hanya berorientasi diplomatik, tetapi juga diarahkan untuk menghasilkan kerja sama konkret di bidang ekonomi dan strategis.

Momentum Memperkuat Hubungan RI-Rusia

Pertemuan Prabowo dan Putin di Vladivostok menjadi salah satu agenda penting dalam hubungan bilateral Indonesia-Rusia pada 2026.

Dengan pembahasan yang mencakup perdagangan, energi, teknologi, industri, pertanian, dan maritim, kedua negara berupaya memperluas kemitraan dari hubungan politik menuju kerja sama ekonomi dan pembangunan yang lebih konkret.

Pertemuan Prabowo-Putin menunjukkan bahwa hubungan Indonesia-Rusia terus diarahkan ke level yang lebih strategis, dengan sektor ekonomi dan teknologi menjadi bagian penting dalam agenda kerja sama kedua negara.

_

Sumber: https://nasional.kompas.com/read/2026/09/04/08541691/persamuhan-prabowo-putin-di-vladivostok-apa-saja-yang-mereka-bahas


Bansos Mbah Darmi Kembali Diajukan Setelah Sempat Dinonaktifkan, Data Sudah Bersih
Lipsus Sebelumnya
Bansos Mbah Darmi Kembali Diajukan Setelah Sempat Dinonaktifkan, Data Sudah Bersih
author ASHAD
Sep 04, 2026

Komentar