Perkuat Ekosistem Sekolah Digital, SMKN 2 Prabumulih Ikuti Pendampingan LMS dan Sistem Ujian Daring Bersama Schoolmedia

Schoolmedia, Jakarta - Langkah transformasi digital di lingkungan pendidikan vokasi kembali diperkuat melalui kolaborasi antara Schoolmedia dan SMKN 2 Prabumulih. Pada Kamis, 22 Oktober 2026, mulai pukul 13.00 WIB, para guru dan tenaga kependidikan SMKN 2 Prabumulih mengikuti kegiatan pelatihan serta pendampingan pemanfaatan Learning Management System (LMS) dan aplikasi ujian daring yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting.
Kegiatan pendampingan daring ini merupakan fasilitas layanan tanpa biaya yang dihadirkan oleh Schoolmedia sebagai bentuk komitmen nyata dalam memajukan digitalisasi pendidikan di Indonesia. Tawaran program pendampingan ini pun disambut hangat oleh jajaran manajemen dan dewan guru SMKN 2 Prabumulih yang tengah aktif mengakselerasi mutu layanan akademik berbasis teknologi di sekolah mereka.
Dalam sesi yang dipandu oleh pemateri dari Schoolmedia, Febby Qamara, para peserta mendapatkan pemaparan menyeluruh mengenai alur kerja sistem secara bertahap. Febby menjelaskan secara rinci mulai dari tata kelola materi pembelajaran harian di LMS hingga teknis penyelenggaraan evaluasi ujian.
Adapun materi utama yang dipaparkan oleh Febby dalam sesi tersebut meliputi:
Digitalisasi Ruang Kelas dan Bahan Ajar: Penjelasan mengenai tata cara pengorganisasian kelas virtual, penjadwalan kegiatan belajar mengajar (KBM), serta distribusi modul pembelajaran digital bagi siswa.
Penyusunan Instrumen dan Paket Soal: Pemaparan alur pembuatan paket soal ujian di dalam aplikasi Schoolmedia Tes
, mulai dari pengisian identitas dan nama ujian, deskripsi ujian , hingga manajemen bank soal untuk berbagai mata pelajaran. Konfigurasi Peserta dan Pelaksanaan Ujian: Panduan pengaturan distribusi peserta ujian ke dalam sesi yang telah dijadwalkan, manajemen durasi pengerjaan, serta mekanisme pemantauan pelaksanaan ujian
. Manajemen Transparansi dan Hasil Evaluasi: Penjelasan fitur pengaturan tampilan nilai bagi siswa (Show Score)
serta pemanfaatan sistem rekapitulasi nilai otomatis guna memudahkan pengolahan nilai guru pasca-ujian.
Suasana pelatihan berlangsung sangat hidup dan komunikatif. Setelah pemaparan materi oleh Febby, pihak SMKN 2 Prabumulih tampak sangat proaktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar penerapan teknis sistem di lapangan. Para guru secara antusias menggali informasi lebih dalam terkait skenario pengelolaan soal kejuruan, pengaturan teknis saat ujian berlangsung, hingga solusi penanganan kendala yang mungkin dihadapi siswa saat mengakses ujian daring.
"Melalui program pendampingan gratis ini, Schoolmedia ingin memastikan bahwa sistem yang digunakan benar-benar dipahami secara utuh oleh pihak sekolah. Kami sangat mengapresiasi keaktifan bapak dan ibu guru SMKN 2 Prabumulih yang begitu kritis dan antusias mengajukan pertanyaan selama sesi diskusi. Hal ini menunjukkan kesiapan dan keseriusan sekolah dalam menerapkan KBM digital maupun ujian daring seperti asesmen harian, UTS, dan UAS secara lebih praktis, efisien, dan akurat," ungkap Febby menanggapi jalannya diskusi.
Setiap pertanyaan yang diajukan oleh pihak sekolah langsung dijawab dan diperagakan solusinya secara langsung melalui layar share screen oleh Febby, sehingga para guru mendapatkan gambaran yang jelas dan aplikatif.
Hadirnya sinergi antara Schoolmedia dan SMKN 2 Prabumulih melalui pendampingan interaktif ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola akademik yang modern. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan serta tingginya rasa ingin tahu dan kesiapan sumber daya pengajar, SMKN 2 Prabumulih semakin mantap melangkah sebagai institusi pendidikan kejuruan yang adaptif di era digital.
Penulis : Tim Schoolmedia
Berita Lainnya:
Wujud Komitmen Dukung Digitalisasi Pendidikan, Schoolmedia Gelar Pelatihan dan Pendampingan LMS Bersama SMKN 1 Sekayu
Polres Batu Menangkap Petani yang Membeli Lima Kilogram Ganja melalui Media Sosial
Di Hari Santri Nasional, Cak Imin Menyoroti 22,93 Juta Penduduk Indonesia yang Masih Hidup dalam Kemiskinan