Di Hari Santri Nasional, Cak Imin Menyoroti 22,93 Juta Penduduk Indonesia yang Masih Hidup dalam Kemiskinan

SchoolmediaNews - Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk kembali memperhatikan persoalan kemiskinan yang masih dihadapi masyarakat Indonesia. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin, menyoroti masih banyaknya penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026, jumlah penduduk miskin di Indonesia tercatat sekitar 22,93 juta orang atau setara dengan 8,07 persen dari total penduduk. Angka tersebut menunjukkan bahwa upaya mengurangi kemiskinan masih menjadi pekerjaan penting bagi pemerintah.
Persoalan kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan pendapatan, tetapi juga berhubungan dengan akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan. Oleh karena itu, diperlukan langkah yang berkelanjutan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara layak.
Dalam upaya mengatasi persoalan tersebut, pemerintah perlu memperkuat program pemberdayaan masyarakat, memperluas kesempatan kerja, serta memastikan bantuan sosial diterima oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan. Ketepatan pendataan juga menjadi hal penting agar program pemerintah dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif.
Momentum Hari Santri Nasional juga menjadi pengingat bahwa santri dan pesantren memiliki potensi untuk berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Selain berperan dalam pendidikan dan pembentukan karakter, pesantren dapat mendukung kemandirian ekonomi melalui pengembangan keterampilan, kewirausahaan, serta kegiatan produktif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Dengan demikian, persoalan kemiskinan membutuhkan kerja sama antara pemerintah, lembaga pendidikan, pesantren, dunia usaha, dan masyarakat. Upaya pengentasan kemiskinan diharapkan tidak hanya mengurangi jumlah penduduk miskin, tetapi juga membantu masyarakat membangun kehidupan yang lebih mandiri dan sejahtera.
Sumber: Kompas.com.
Editor: Kompas.com
Penyunting : Melia Susilawati
Berita Lainnya:
Wujud Komitmen Dukung Digitalisasi Pendidikan, Schoolmedia Gelar Pelatihan dan Pendampingan LMS Bersama SMKN 1 Sekayu
Aksi Protes Krisis Iklim Greenpeace di Bundaran HI Direspons Pemerintah: Kebebasan Berpendapat Dihormati
Kondisi Terkini Karhutla 4 Gunung di Jatim: Bromo Mulai Padam, Arjuno-Welirang Mendekati Perkebunan