Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

MK Tolak Memproses Gugatan Terkait Ijazah Gibran, Ini Respons Dasco

author Andeliyumna
Oct 07, 2026 |
21 Dilihat


SchoolmediaNews - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk tidak menerima gugatan yang berkaitan dengan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Keputusan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Wakil Ketua DPR RI sekaligus politikus Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

Dasco memberikan tanggapan setelah MK menyampaikan putusannya dalam perkara yang berkaitan dengan kedudukan dan persyaratan Gibran sebagai Wakil Presiden.

Menurut Dasco, putusan yang dikeluarkan MK merupakan bagian dari proses hukum yang harus dihormati. Ia menilai setiap pihak perlu menerima keputusan lembaga peradilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Perkara tersebut sebelumnya menjadi perhatian publik karena berkaitan dengan persoalan ijazah dan persyaratan pendidikan Gibran sebagai calon Wakil Presiden. Gugatan kemudian diajukan ke MK untuk mendapatkan penilaian secara hukum.

Setelah mempertimbangkan perkara tersebut, MK memutuskan untuk tidak menerima gugatan. Dengan adanya keputusan itu, proses hukum terkait perkara tersebut di MK tidak dilanjutkan sebagaimana yang dimohonkan oleh pihak penggugat.

Dasco menilai keputusan MK harus ditempatkan dalam kerangka hukum yang berlaku. Ia juga menegaskan bahwa lembaga negara maupun masyarakat perlu menghormati putusan yang telah dikeluarkan oleh lembaga peradilan.

Persoalan mengenai ijazah Gibran sebelumnya memang menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Namun, setelah adanya putusan MK, perkara tersebut memiliki kedudukan hukum sesuai dengan keputusan yang telah dibacakan oleh Mahkamah Konstitusi.

Sumber: CNBC Indonesia

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Getarannya Terasa hingga Bali
Berita Selanjutnya
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Getarannya Terasa hingga Bali
author Andeliyumna
Oct 07, 2026
Prabowo Berikan Arahan kepada 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri di Istana
Berita Sebelumnya
Prabowo Berikan Arahan kepada 800 Perwira Tinggi TNI dan Polri di Istana
author Andeliyumna
Oct 07, 2026