Gubernur Sherly Tegur Kepala Sekolah, Dana BOS Capai Rp1 Miliar tetapi Fasilitas Masih Rusak

Schoolmedia News – Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menegur salah seorang kepala sekolah yang dinilai belum mengelola Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) secara optimal. Teguran itu disampaikan setelah ditemukan kondisi sekolah dengan toilet (WC) rusak dan lampu ruang kelas tidak berfungsi, meskipun sekolah tersebut menerima dana BOS hingga sekitar Rp1 miliar setiap tahun. (detik.com)
Sherly menilai dana BOS seharusnya mampu digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekolah, termasuk memastikan fasilitas belajar dalam kondisi layak. Menurutnya, kerusakan seperti toilet yang tidak dapat digunakan dan ruang kelas yang gelap seharusnya menjadi prioritas untuk segera diperbaiki agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
Dalam arahannya kepada para kepala sekolah, Sherly menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Ia meminta setiap satuan pendidikan menyusun skala prioritas penggunaan dana BOS sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh siswa dan guru.
Gubernur juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi terhadap pengelolaan dana pendidikan di sekolah-sekolah. Pengawasan diperlukan agar penggunaan dana BOS sesuai dengan ketentuan dan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, terutama dari sisi sarana dan prasarana.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap pengelolaan dana BOS yang lebih akuntabel dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan. Kepala sekolah pun diharapkan lebih cermat dalam menentukan prioritas belanja agar kebutuhan mendasar sekolah dapat terpenuhi terlebih dahulu.
_
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Berita Lainnya:
Mendagri Tegaskan Tindak Tegas Calo dalam Seleksi Sekolah Kedinasan 2026
Kemendikdasmen Perkuat Kerja Sama dengan Thailand dan Singapura, Dorong Pertukaran Murid, Guru hingga Pemanfaatan AI