Revitalisasi Sekolah Serap 242 Ribu Tenaga Kerja, Libatkan 32 Ribu UMKM
Schoolmedia News– Program revitalisasi sekolah yang dijalankan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas sarana pendidikan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Proyek revitalisasi sekolah diperkirakan mampu menyerap sekitar 242 ribu tenaga kerja serta melibatkan 32 ribu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah. (detik.com)
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa pelaksanaan revitalisasi sekolah menggunakan skema swakelola, sehingga masyarakat dan pelaku usaha lokal dapat berpartisipasi secara langsung dalam proses pembangunan maupun rehabilitasi sekolah. Melalui mekanisme ini, pemerintah berharap manfaat program tidak hanya dirasakan oleh satuan pendidikan, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Pelibatan UMKM dilakukan dalam penyediaan berbagai kebutuhan proyek, seperti bahan bangunan, perlengkapan sekolah, hingga jasa pendukung lainnya. Sementara itu, penyerapan tenaga kerja diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus membuka peluang kerja selama proses revitalisasi berlangsung.
Selain memperbaiki ruang kelas dan fasilitas penunjang pembelajaran, program revitalisasi juga bertujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik maupun tenaga pendidik. Pemerintah menilai fasilitas pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar.
Kemendikdasmen menargetkan program revitalisasi dapat mempercepat pemerataan kualitas infrastruktur pendidikan di seluruh Indonesia. Dengan dukungan pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku UMKM, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Berita Lainnya:
Update MBG: Anggaran Berpotensi Turun, Pemerintah Fokus Benahi Tata Kelola Program
Kemendikdasmen: SD Belum Masuk Sekolah Nasional Terintegrasi, Sekolah Minim Murid Tetap Dicarikan Solusi
SPMB Sekolah Nasional Terintegrasi Dibuka 21 Juli, Ini Skema Penerimaannya