Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

Bulog Catat Serapan Gabah Capai 3,2 Juta Ton, Perkuat Cadangan Beras Nasional

author Andeliyumna
Jul 14, 2026 |
42 Dilihat


Schoolmedia News Jakarta – Perum Bulog mencatat capaian positif dalam penyerapan hasil panen petani sepanjang tahun 2026. Hingga pertengahan Juli, jumlah gabah yang berhasil diserap telah mencapai sekitar 3,2 juta ton setara beras, atau sekitar 83 persen dari target pengadaan nasional sebesar 4 juta ton. Capaian ini menjadi salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan dinilai berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.


Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa peningkatan penyerapan merupakan hasil kolaborasi antara Bulog, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, serta para petani di berbagai wilayah. Kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram untuk gabah kering panen juga dinilai memberikan kepastian harga bagi petani sehingga mendorong penjualan hasil panen kepada Bulog.


Sejumlah daerah bahkan telah melampaui target pengadaan yang ditetapkan. Jawa Timur menjadi salah satu wilayah dengan realisasi penyerapan mencapai 100 persen target, sementara wilayah lain seperti Nusa Tenggara Timur dan Bengkulu juga menunjukkan capaian yang signifikan. Kondisi ini menunjukkan efektivitas koordinasi antara Bulog dan mitra di lapangan dalam menyerap hasil panen petani.


Selain meningkatkan kesejahteraan petani melalui penyerapan hasil panen, langkah tersebut juga bertujuan memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Dengan stok yang terus bertambah, pemerintah memiliki ruang yang lebih besar untuk menjaga stabilitas harga beras di pasar serta memenuhi kebutuhan masyarakat apabila terjadi gangguan pasokan akibat cuaca ekstrem atau faktor lainnya.


Bulog menyebutkan bahwa keberhasilan penyerapan tidak hanya diukur dari jumlah beras yang masuk ke gudang, tetapi juga dari kualitas penyimpanan dan distribusi. Perusahaan terus memperkuat sistem logistik, pengelolaan gudang, dan pengawasan mutu agar beras yang disimpan tetap layak konsumsi hingga saat didistribusikan kepada masyarakat.


Pemerintah berharap tren positif ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun sehingga target pengadaan beras nasional dapat tercapai. Dengan cadangan pangan yang kuat, Indonesia diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, melindungi pendapatan petani, serta memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika pasar global

Tim Schoolmedia

Rupiah Masih Menghadapi Tekanan Dolar AS, Bank Indonesia Terus Jaga Stabilitas Nilai Tukar
Berita Selanjutnya
Rupiah Masih Menghadapi Tekanan Dolar AS, Bank Indonesia Terus Jaga Stabilitas Nilai Tukar
author Andeliyumna
Jul 14, 2026
Hari Pajak Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Kesadaran Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan
Berita Sebelumnya
Hari Pajak Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Kesadaran Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan
author Andeliyumna
Jul 14, 2026