Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

Hari Pertama Sekolah, Gerakan Ayah Mengantar Anak Jadi Simbol Penguatan Peran Keluarga

author Andeliyumna
Jul 13, 2026 |
22 Dilihat


Schoolmedia Jakarta – Memasuki tahun ajaran baru 2026/2027, berbagai pemerintah daerah di Indonesia mengajak para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Inisiatif yang dikenal sebagai Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) ini bertujuan memperkuat keterlibatan ayah dalam pengasuhan sekaligus memberikan dukungan emosional kepada anak saat memulai kegiatan belajar.


Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN mengenai penguatan peran ayah dalam keluarga. Sejumlah pemerintah daerah, seperti Provinsi Jawa Tengah, Kota Tangerang, dan beberapa daerah lainnya, turut menerbitkan surat edaran sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.


Di Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) laki-laki yang memiliki anak usia sekolah untuk meluangkan waktu mengantar anak pada hari pertama sekolah. Menurut pemerintah daerah, kehadiran ayah bukan sekadar mengantar, tetapi menjadi bentuk perhatian yang dapat mempererat ikatan emosional antara orang tua dan anak.


Kebijakan serupa juga diterapkan di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang memberikan dukungan melalui surat edaran yang mengajak para ayah berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Wali Kota Tangerang menilai momen hari pertama sekolah merupakan kesempatan penting bagi orang tua, khususnya ayah, untuk membangun rasa percaya diri dan semangat belajar anak sejak awal tahun ajaran.


Selain itu, sejumlah instansi juga memberikan fleksibilitas waktu bagi ASN laki-laki agar dapat mengantar anak sebelum memulai aktivitas kerja. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi ayah dalam pengasuhan tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat.


Psikolog pendidikan menilai keterlibatan ayah dalam aktivitas sekolah memiliki dampak positif terhadap perkembangan anak. Kehadiran ayah dapat meningkatkan rasa aman, membangun kepercayaan diri, serta memperkuat motivasi belajar. Momen sederhana seperti mengantar anak ke sekolah juga menjadi sarana membangun komunikasi yang lebih hangat di dalam keluarga.


Gerakan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Di berbagai sekolah, banyak ayah terlihat mendampingi putra-putrinya memasuki gerbang sekolah, mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), hingga mengabadikan momen tersebut bersama keluarga. Kehadiran mereka menjadi simbol bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu.


Pemerintah berharap Gerakan Ayah Mengantar Anak tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial pada hari pertama sekolah. Nilai utama yang ingin dibangun adalah budaya keterlibatan ayah secara berkelanjutan dalam proses tumbuh kembang anak, baik melalui pendampingan belajar, komunikasi yang intensif, maupun partisipasi dalam berbagai kegiatan pendidikan di sekolah. 

Tim Schoolmedia

Hari Pajak Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Kesadaran Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan
Berita Selanjutnya
Hari Pajak Nasional 2026 Jadi Momentum Perkuat Kesadaran Masyarakat dalam Mendukung Pembangunan
author Andeliyumna
Jul 14, 2026
Imigrasi Perketat Kebijakan Visa, Fokus pada WNA yang Memberikan Nilai Tambah bagi Indonesia
Berita Sebelumnya
Imigrasi Perketat Kebijakan Visa, Fokus pada WNA yang Memberikan Nilai Tambah bagi Indonesia
author Andeliyumna
Jul 13, 2026