Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Indonesia Jadi Champion di WSIS Prizes 2026

author Eko Schoolmedia
Jun 12, 2026 |



Schoolmedia News Jakarta =  Indonesia kembali mencatatkan prestasi di panggung internasional melalui sektor pendidikan digital. Dua inisiatif unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni Rumah Pendidikan dan Anugerah Bug Bounty, terpilih sebagai Champion Project dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026.

Penghargaan yang diselenggarakan oleh International Telecommunication Union (ITU), badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa di bidang teknologi informasi dan komunikasi, ini merupakan salah satu bentuk pengakuan global tertinggi terhadap inovasi digital yang dinilai berdampak pada pembangunan berkelanjutan. Keberhasilan tersebut menempatkan Indonesia dalam jajaran negara yang dinilai mampu mengembangkan infrastruktur digital publik secara aman, inklusif, dan berskala luas.

Rumah Pendidikan merupakan superaplikasi yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan pendidikan nasional ke dalam satu platform digital terpadu. Melalui aplikasi ini, pemerintah berupaya menghadirkan akses pembelajaran yang lebih merata sekaligus meningkatkan efisiensi layanan pendidikan. Adapun Anugerah Bug Bounty adalah program berbasis partisipasi publik yang mendorong pelaporan kerentanan sistem melalui pendekatan ethical hacking, guna memperkuat keamanan siber di sektor pendidikan.

Kedua program tersebut merupakan bagian dari kebijakan Digitalisasi Pembelajaran yang termasuk dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden. Program ini dirancang sebagai respons atas sejumlah tantangan pendidikan, seperti rendahnya capaian literasi dan dampak learning loss akibat pandemi Covid-19. Pemerintah menilai transformasi digital menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemulihan sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan penghargaan ini mencerminkan komitmen negara dalam memastikan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh peserta didik. “Transformasi digital pendidikan bukan sekadar agenda teknologi, tetapi upaya untuk menjamin setiap murid, di mana pun mereka berada, memperoleh layanan pendidikan yang setara,” ujar Abdul Mu’ti dalam keterangan tertulis.

Ia juga menekankan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif berbagai pihak, mulai dari tenaga pendidik, peserta didik, hingga masyarakat luas yang mendukung implementasi kebijakan digitalisasi pendidikan. Menurut dia, keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa inovasi pendidikan Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

WSIS Prizes 2026 diikuti oleh 1.596 proyek dari berbagai negara. Dari jumlah tersebut, hanya 360 proyek yang lolos sebagai nominasi terbaik dalam 18 kategori yang mewakili berbagai lini aksi WSIS. Proses seleksi juga melibatkan pemungutan suara publik secara daring yang berhasil mengumpulkan sekitar 2,2 juta suara.

Dalam ajang tersebut, Rumah Pendidikan meraih pengakuan di kategori e-government, sementara Anugerah Bug Bounty unggul dalam kategori building confidence and security in the use of ICTs. Keberhasilan keduanya tidak lepas dari dukungan masyarakat yang berpartisipasi dalam proses pemungutan suara.

Meski telah dinobatkan sebagai Champion Project, proses penilaian belum sepenuhnya berakhir. Dewan juri masih akan menentukan satu pemenang utama untuk masing-masing kategori. Pengumuman final dijadwalkan berlangsung pada malam puncak WSIS Forum 2026 yang akan digelar pada 9 Juli mendatang di Jenewa, Swiss.

Pemerintah menyatakan akan terus melanjutkan transformasi digital pendidikan sebagai bagian dari upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya dalam menjamin akses pendidikan yang inklusif, aman, dan berkualitas.

Dengan capaian ini, Indonesia tidak hanya menunjukkan kemajuan dalam pemanfaatan teknologi di sektor pendidikan, tetapi juga mempertegas posisinya sebagai salah satu negara yang aktif mendorong inovasi digital untuk kepentingan publik di tingkat global.

Tim Schoolmedia

Forum Kebijakan ASEAN Sektor Pendidikan Satukan Langkah Atasi Ketimpangan Sarana Prasarana Belajar
Berita Selanjutnya
Forum Kebijakan ASEAN Sektor Pendidikan Satukan Langkah Atasi Ketimpangan Sarana Prasarana Belajar
author Eko Schoolmedia
Jun 12, 2026
Skandal di Balik Piring Anak Negeri, Bongkar Rapuhnya Program Makan Bergizi Gratis
Berita Sebelumnya
Skandal di Balik Piring Anak Negeri, Bongkar Rapuhnya Program Makan Bergizi Gratis
author Eko Schoolmedia
Jun 11, 2026