Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
Nasional

Sebelum Mencopot Kepala BGN, Presiden Pantau MBG di SMPN 111 Jakarta dan SPPG Palmerah

author Eko Schoolmedia
Jun 03, 2026 |



Schoolmedia News Jakarta = Sorak-sorai siswa menggema di halaman SMP Negeri 111 Jakarta, Selasa (2/6/2026). Di tengah riuh sambutan itu, Presiden Prabowo Subianto melangkah menyusuri koridor sekolah untuk meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah yang menyasar jutaan pelajar di seluruh Indonesia.

Kunjungan itu berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Para siswa yang telah menunggu sejak pagi berebut melambaikan tangan ketika Kepala Negara memasuki lingkungan sekolah. Senyum dan sapaan balik dari Presiden disambut sorakan yang semakin meriah.

Namun, di balik kunjungan yang bertujuan memastikan pelaksanaan program berjalan baik tersebut, tersimpan sejumlah percakapan sederhana yang meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Momen itu terjadi ketika Presiden menyempatkan diri berhenti di depan ruang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dan berbincang dengan para pengurus.

Pertanyaan yang dilontarkan Presiden sebenarnya tidak rumit. Ia menanyakan usia, kelas, hingga cita-cita para siswa. Akan tetapi, bagi mereka yang mengalaminya langsung, percakapan singkat itu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan.

“Tadi ditanyain cita-cita, umur berapa, kelas berapa,” ujar Diana Putri, Ketua OSIS SMPN 111 Jakarta.

Impian Siswa Disampaikan

Satu per satu siswa menyampaikan impian mereka. Ada yang ingin menjadi dokter, guru, insinyur, hingga profesi lain yang dianggap dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Dari jawaban-jawaban itu tergambar optimisme generasi muda yang tengah menyiapkan diri menyongsong masa depan.

Presiden tidak hanya mendengarkan. Ia juga memberikan pesan kepada para siswa agar terus menjaga semangat belajar dan berusaha sebaik mungkin untuk meraih cita-cita.

“Pak Presiden pesan supaya tetap semangat belajar, terus berusaha semaksimal mungkin untuk menggapai cita-cita,” kata Rafa, salah seorang pengurus OSIS.

“Dikasih motivasi juga dari Bapak Presiden,” timpal Diana.

Di sejumlah ruang kelas yang dikunjungi, suasana tidak kalah akrab. Presiden melihat secara langsung pelaksanaan MBG yang sedang berlangsung. Para siswa tampak menikmati hidangan makan siang yang telah disiapkan melalui program tersebut.

Di salah satu kelas, Presiden bahkan duduk dan makan bersama para siswa. Kehadiran orang nomor satu di Indonesia itu membuat suasana belajar berubah menjadi lebih istimewa.

Interaksi hangat berlanjut ketika Presiden mengajak para siswa berdialog mengenai cita-cita mereka. Dengan nada santai, ia melempar pertanyaan yang langsung disambut angkat tangan para pelajar.

“Siapa yang mau jadi dokter? Siapa yang mau jadi insinyur? Siapa yang mau jadi guru? Siapa yang mau jadi pemain bola?” tanya Presiden.

Pertanyaan itu memancing gelak tawa sekaligus semangat para siswa untuk menyampaikan impian mereka. Percakapan berlangsung cair, diselingi canda ringan yang membuat jarak antara pemimpin negara dan para pelajar terasa begitu dekat. Bahkan, Presiden dan para siswa sempat menyanyikan lagu “Hymne Guru” bersama.

Bagi sebagian siswa, pengalaman bertemu langsung dengan Presiden menjadi momen yang memunculkan rasa haru sekaligus bangga. Nabila Andita dan Nindira Safira, siswi kelas VIII, mengaku masih sulit menyembunyikan kegembiraan mereka.

“Aku senang banget, sumpah kayak gemetaran gitu. Soalnya ini pertama kali aku lihat secara langsung,” ujar Nabila antusias.

Kunjungan itu juga menjadi kesempatan bagi para siswa menyampaikan kesan terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang mereka rasakan manfaatnya setiap hari.

“Udah bagus, enak-enak juga rasanya. Kita pada suka. Udah keren. Aku salut banget sama Pak Prabowo,” kata Nabila.

Bagi para pelajar, program tersebut tidak sekadar menghadirkan makanan bergizi di sekolah. Lebih dari itu, mereka melihatnya sebagai bentuk perhatian negara terhadap tumbuh kembang generasi muda.

Jika diberi kesempatan berbicara kembali kepada Presiden, Nabila mengaku hanya ingin menyampaikan rasa terima kasih.

“Terima kasih buat program MBG-nya karena itu berharga banget buat kita. Terima kasih juga sudah mau datang ke sini. Kami sebagai siswa SMP 111 senang banget bisa ketemu sama Bapak,” ujarnya.

Dari ruang-ruang kelas sederhana di SMPN 111 Jakarta, mimpi-mimpi besar tentang masa depan Indonesia mengalir tanpa ragu. Program Makan Bergizi Gratis yang ditinjau Presiden hari itu menjadi lebih dari sekadar agenda pemerintahan. Ia hadir sebagai jembatan yang mempertemukan negara dengan generasi penerusnya.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu agenda Presiden sebelum pemerintah mengambil keputusan mencopot Kepala Badan Gizi Nasional. Di tengah dinamika kebijakan yang berkembang, suasana di SMPN 111 memperlihatkan sisi lain dari program tersebut: anak-anak yang belajar, bercita-cita, dan merasa diperhatikan.

Di hadapan Kepala Negara, mereka tidak hanya menikmati hidangan bergizi. Mereka juga menunjukkan bahwa masa depan bangsa sedang tumbuh melalui optimisme, semangat belajar, dan keyakinan bahwa setiap mimpi layak diperjuangkan.

Tim Schoolmedia

Dari Sepatu ke Motor Listrik dan Miliki SPPG Dibayak Tempat  Modus Mark Up MBG
Berita Selanjutnya
Dari Sepatu ke Motor Listrik dan Miliki SPPG Dibayak Tempat Modus Mark Up MBG
author Eko Schoolmedia
Jun 04, 2026
Setelah 15 Bulan Dievaluasi, Dadan Hindayana Dicopot dari Badan Gizi Nasional
Berita Sebelumnya
Setelah 15 Bulan Dievaluasi, Dadan Hindayana Dicopot dari Badan Gizi Nasional
author Eko Schoolmedia
Jun 03, 2026