Cari

Kepala Sekolah Harus Laksanakan Revitalisasi dengan Penuh Integritas dan Tertib Administrasi Agar Terhindar Dari Persoalan Hukum


Kepala Sekolah  Wajib Laksanakan Revitalisasi dengan Penuh Integritas dan Tertib Administrasi Agar Terhindar Dari Persoalan Hukum

TANGERANG Schoolmedia News – Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk memastikan program revitalisasi sarana dan prasarana PAUD berjalan secara akuntabel, tepat sasaran, dan tepat guna. Untuk itu diharapkan para Kepala Sekolah satuan PAUD menjalankan amanah program revitalisasi dengan penuh integritas, berkarakter kuat dan tertib administrasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur PAUD Kemendikdasmen, Kurniawan, dalam kegiatan Finalisasi Dokumen Perencanaan dan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Program Revitalisasi Satuan PAUD Angkatan ke-12 di Tangerang, Rabu (22/4/2026).

Dalam arahannya, Kurniawan menekankan bahwa program revitalisasi ini merupakan salah satu prioritas utama Presiden untuk memastikan tidak ada lagi bangunan sekolah yang rusak. Program ini dipandang sebagai fondasi krusial menuju visi Indonesia Emas 2045.

“Anak-anak yang saat ini berada di jenjang PAUD usia 0-6 tahun akan menjadi generasi penerus yang matang di tahun 2045. Oleh karena itu, pemulihan satuan PAUD yang terdampak kerusakan menjadi prioritas mutlak agar proses belajar kembali normal, bahkan lebih baik dari sebelumnya,” tegas Kurniawan di hadapan para kepala satuan PAUD.

Untuk menjamin kualitas dan transparansi, Kurniawan menginstruksikan para kepala satuan pendidikan agar tidak melepas tanggung jawab sepenuhnya kepada tim perencana. Ia mewajibkan para kepala sekolah untuk terjun langsung memverifikasi, meninjau, dan menyetujui setiap detail dokumen perencanaan. 

Hal ini dilakukan guna mencegah ketidaksesuaian spesifikasi, seperti memperbaiki ruang kelas yang rusak, namun justru hanya merehab toilet.

“Program ini harus dilaksanakan dengan akuntabel dan tepat sasaran. Kami tidak ingin program sukses secara fisik, bangunannya bagus, tetapi menyisakan masalah hukum di akhir. Semuanya harus husnul khotimah, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Guna memastikan hal tersebut, Direktorat PAUD secara rutin melaporkan progres setiap minggu kepada Satuan Tugas (Satgas) yang diketuai oleh Menteri Dalam Negeri.

 “Saat ini, lebih dari 1000 PKS sudah tuntas dilaporkan. Minggu depan, pertanyaannya bukan lagi soal PKS, tapi apakah dana sudah salur atau belum, dan bagaimana progres fisiknya,” imbuhnya.

Ia pun memperingatkan bahwa disiplin waktu menjadi harga mati. Begitu dana masuk, durasi pengerjaan mulai terhitung. Keterlambatan atau ketidaksesuaian spesifikasi, menurut Kurniawan, akan langsung menjadi catatan nasional di forum Satgas lintas kementerian.

Konsep Pendidikan Bermutu untuk Semua

Dalam sesi penguatan yang berlangsung interaktif melalui kuis berhadiah, Kurniawan memaparkan bahwa revitalisasi ini mendukung kebijakan pendidikan bermutu untuk semua. Kebijakan ini berlandaskan pada tiga konsep utama, yakni inklusif, adaptif, dan partisipatif.

“Pendidikan harus inklusif, artinya harus diperoleh oleh semua anak tanpa melihat latar belakang atau status. Jangan sampai ada diskriminasi di wilayah kerja Bapak dan Ibu,” pesannya.

Lebih lanjut, Kurniawan menekankan pentingnya pelibatan masyarakat melalui partisipasi semesta. Dengan melibatkan tokoh masyarakat dan warga sekitar, bukan hanya kualitas pembangunan yang diharapkan meningkat, tetapi juga tumbuh rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat.

Dikatakan, ketika masyarakat merasa memiliki, mereka akan ikut menjaga sekolah. Pengalaman membuktikan, satuan pendidikan yang dibangun dengan melibatkan masyarakat cenderung lebih aman dari ancaman negatif seperti perusakan atau pencurian.

 “Kami tidak menutup diri jika ada dermawan atau warga yang ingin menyumbangkan tenaga, silakan. Ini untuk kemaslahatan anak didik kita yang juga putra-putri warga sekitar,” papar Kurniawan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal bagi satuan PAUD angkatan ke-12 untuk melaksanakan pembangunan dengan disiplin tinggi, transparan, dan berorientasi pada kenyamanan belajar anak, demi menyiapkan generasi emas Indonesia yang unggul di masa depan.

Peliput : Eko B Harsono 



Berita Sebelumnya
Kejaksaan RI Siap Beri Pendampingan Program Pembangunan Revitalisasi Satuan Pendidikan

Berita Lainnya:

Comments ()

Tinggalkan Komentar