
ASEAN dan SEAMEO Berkolaborasi Erat Luncurkan Peta Jalan ECCE
Jakarta, Schoolmedia News = Sebuah suasana penuh antusiasme dan harapan menyelimuti acara peluncuran Peta Jalan ASEAN-SEAMEO tentang Pengasuhan dan Pendidikan Anak Usia Dini (ECCE). Acara yang berlangsung meriah ini menjadi saksi bisu komitmen kuat ASEAN dan SEAMEO untuk berinvestasi pada generasi penerus di seluruh Asia Tenggara. Kehadiran berbagai pihak, mulai dari pejabat kementerian hingga mitra pembangunan, menciptakan sinergi yang luar biasa untuk mewujudkan visi mulia ini.
Acara dibuka pada pukul 08.00 dengan sesi registrasi yang ramai, menandakan tingginya minat dan partisipasi dari berbagai kalangan. Seluruh hadirin kemudian bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, ASEAN Anthem, dan SEAMEO Colours, menggemakan semangat persatuan dan kolaborasi regional.
Kemeriahan berlanjut dengan penampilan Tari Anak dari Sanggar Indra Kusuma, yang memukau para tamu dan membangkitkan senyum ceria, mengingatkan semua akan subjek utama acara ini: anak-anak.
Sebuah video perjalanan Peta Jalan ECCE SEA diputar, memberikan gambaran mendalam tentang proses panjang dan dedikasi yang terlibat dalam penyusunannya. Ini diikuti oleh Laporan Peluncuran oleh Dirjen PAUD Dikdasmen, Gogot Suharwoto, S.Pd., M.Ed., Ph.D, yang menegaskan urgensi dan relevansi peta jalan ini.
Acara ditandai dengan sambutan dari H.E. San Lwin, Wakil Sekretaris Jenderal ASEAN untuk Komunitas Sosial-Budaya ASEAN, dan Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim, Direktur Sekretariat SEAMEO. Kedua tokoh ini, mewakili organisasi masing-masing, menyampaikan apresiasi mendalam dan dukungan penuh terhadap peta jalan ini, menyoroti pentingnya kolaborasi regional untuk masa depan ECCE yang inklusif dan berkualitas. Mereka menekankan bahwa peta jalan ini bukan hanya dokumen, melainkan sebuah komitmen nyata untuk memastikan setiap anak di Asia Tenggara mendapatkan awal terbaik dalam hidup.
Panggilan Untuk Aksi Kolektif ASEAN
Puncak acara Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Muti, dalam sambutannya menekankan bahwa investasi pada anak usia dini adalah fondasi utama pembangunan masyarakat yang tangguh dan sejahtera.
Roadmap ini bukan sekadar dokumen, melainkan panggilan untuk aksi kolektif. Kami mengundang seluruh pihak untuk memperkuat koherensi kebijakan, memperdalam kemitraan, dan memobilisasi sumber daya demi memastikan setiap anak di Asia Tenggara memiliki akses ke layanan PAUD berkualitas, ujar Abdul Muti.
Menariknya, Abdul Muti membuka sambutan dengan dua buah pantun dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia yang menekankan visi satu cita untuk memajukan PAUD di Asia Tenggara, yang disambut seruan "Cakep!" dari para delegasi internasional.
Tujuh Area Strategis
Peta jalan bersama ini mengidentifikasi tujuh area kunci intervensi untuk lima tahun ke depan, yaitu:
Perluasan akses layanan PAUD yang setara.
Peningkatan kualitas program dan pengalaman belajar.
Penguatan kompetensi dan kesejahteraan tenaga pendidik PAUD.
Penguatan tata kelola dan kemitraan lintas sektor.
Pemberdayaan orang tua dan pengasuh.
Pemanfaatan teknologi digital untuk inovasi pembelajaran.
Mobilisasi sumber daya keuangan yang berkelanjutan.
Abdul Muti menjelaskan bahwa Roadmap ini dirancang sebagai panduan praktis yang fleksibel sehingga setiap negara dapat menyesuaikannya dengan konteks nasional masing-masing, namun tetap selaras dengan prioritas regional.
Kolaborasi Internasional
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting pendidikan regional, di antaranya Wakil Menteri Dikdasmen Atip Latipulhayat, Deputi Sekretaris Jenderal ASEAN San Lwin, Direktur Sekretariat SEAMEO Datuk Dr. Habibah Abdul Rahim, serta Direktur UNESCO Jakarta Maki Katsuno Hayashikawa.
Hadir pula para anggota Dewan Pembina SEAMEO CECCEP dari Kamboja, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Timor Leste, serta perwakilan organisasi mitra seperti ARNEC Singapura.
"Melalui peluncuran ini, Indonesia menegaskan kepemimpinannya dalam menerjemahkan komitmen kebijakan menjadi langkah nyata yang terukur bagi masa depan generasi muda di kawasan Asia Tenggara," tutup Menteri.
Video praktik baik dari Indonesia dalam implementasi Area Kunci Peta Jalan ECCE SEA turut ditampilkan, memberikan inspirasi dan contoh konkret bagaimana prinsip-prinsip peta jalan dapat diwujudkan di lapangan. Momen yang tak kalah penting adalah Sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah oleh Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., yang menegaskan dukungan penuh pemerintah Indonesia terhadap inisiatif regional ini.
Kegiatan utama, Launching Roadmap (ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education), dilaksanakan secara simbolis oleh Mendikdasmen, Sekretariat ASEAN, Sekretariat SEAMEO, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, dan Perwakilan Anak Usia Dini. Prosesi ini diikuti dengan Penyerahan Dokumen Roadmap oleh Dir. SEAMEO CECCEP, Dr.PAUD, Kepala BPKS, yang didampingi oleh timnya. Dokumen-dokumen peta jalan diserahkan kepada perwakilan negara-negara Asia Tenggara yang hadir serta kepada mitra pembangunan kunci seperti TANOTO FOUNDATION, UNESCO, dan Bunda PAUD Surabaya, menegaskan semangat kemitraan yang kuat.
Antusiasme peserta tercermin dari daftar undangan yang lengkap, meliputi berbagai pemangku kepentingan. Dari pemerintah, hadir para pejabat Kemendikdasmen seperti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Wakil Menteri, Sekretaris Jenderal, dan berbagai Direktur Jenderal, hingga perwakilan kementerian/lembaga lain seperti Kementerian PPA, Bappenas, dan BRIN.
Kehadiran Governing Board Member dari negara-negara anggota ASEAN dan Timor Leste, serta perwakilan dari berbagai pusat SEAMEO seperti SEAMEO AMOLED, SEAMEO RECFON, dan SEAMEO BIOTROP, menunjukkan luasnya dukungan regional. Akademisi dari universitas terkemuka seperti UPI, UI, UNJ, dan IPB turut meramaikan, membawa perspektif ilmiah dan penelitian ke dalam diskusi.
Yang tak kalah penting adalah partisipasi mitra dan organisasi masyarakat sipil seperti Koalisi PAUD HI, Tanoto Foundation, UNICEF, World Bank, dan perwakilan media ternama seperti CNN Indonesia, The Jakarta Post, dan Kompas.com, yang siap menyebarluaskan berita baik ini kepada publik. Semua elemen ini berkumpul, menyatukan kekuatan dan pandangan untuk mendukung implementasi peta jalan.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, mengabadikan momen bersejarah ini. Senyum dan jabat tangan yang terlihat jelas di antara para peserta mencerminkan optimisme besar terhadap masa depan ECCE di Asia Tenggara. Peluncuran Peta Jalan ini bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi sebuah deklarasi kolektif bahwa ASEAN dan SEAMEO siap bekerja bahu-membahu, mengukir masa depan yang lebih cerah dan penuh peluang bagi setiap anak di wilayah ini.
Peliput : Eko B Harsono
Tinggalkan Komentar