
Warga Sekolah Rasakan Manfaat Revitalisasi yang Signifikan, Sarpras Pembelajaran Tidak Lagi Menumpang
Schoolmedia News Jakarta ââ¬â Manfaat nyata program revitalisasi dirasakan langsung oleh satuan pendidikan penerima. Sebagaimana yang dirasakan Kepala SMK Bina Nusantara, Moch. Ikbal Amiludin. Ia bercerita bahwa sebelum ini, sekolah tidak memiliki gedung sendiri dan harus menumpang di sekolah lain, sehingga proses pembelajaran dan praktik sangat terbatas. Melalui bantuan revitalisasi senilai Rp1,07 miliar berupa tiga ruang kelas baru, kegiatan belajar mengajar kini dapat berjalan lebih optimal dan disambut antusias oleh para siswa.
ââ¬ÅRespons anak-anak sangat antusias sekali. Bahkan beberapa ada yang mengunggah di media sosial mereka. Mereka semangat karena mempunyai kelas dan fasilitas baru, seperti kursi dan meja. Anak-anak sangat berterima kasih sekali,ââ¬Â ungkap Ikbal, Sabtu (24/1).
Hal serupa disampaikan Kepala SMP Plus Al-Ittihad Selaawi, Rahmalia Khoeronisa Azhar, yang menerima bantuan revitalisasi berupa rehabilitasi tiga ruang kelas dan pembangunan ruang UKS dengan total nilai Rp668 juta. Ia menuturkan bahwa kondisi ruang kelas sebelumnya sudah tidak layak, dan revitalisasi ini membawa perubahan signifikan.
ââ¬ÅGuru dan siswa merasa lebih aman, nyaman, dan kondusif saat melakukan pembelajaran di kelas. Secara tidak langsung, hal ini juga menumbuhkan disiplin siswa, bagaimana cara mereka menjaga amanah yang telah Bapak Presiden berikan kepada sekolah kami,ââ¬Â jelas Rahmalia.
Sementara itu, Plt. Kepala TK PERSIS Sumedang, Luthfi Muhammad Ihsan, menjelaskan bahwa pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) TK sangat membantu pemerataan layanan pendidikan anak usia dini. Sebelumnya, kegiatan pembelajaran TK masih menumpang di sekolah lain dengan fasilitas terbatas. Kini, sekolah memiliki ruang kelas dan fasilitas pendukung yang lebih lengkap.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmen untuk terus mendorong revitalisasi satuan pendidikan dan pembangunan sekolah baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Melalui penyediaan sarana dan prasarana yang layak sejak pendidikan anak usia dini hingga pendidikan menengah, Kemendikdasmen mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang aman dan bermutu.
Upaya tersebut ditandai dengan peresmian hasil revitalisasi sekolah jenjang TK hingga SMA/SMK di wilayah Jawa Barat oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat.
Dalam sambutannya, Wamen Atip menegaskan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya untuk memastikan tersedianya sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, dan berkualitas. ââ¬ÅIni merupakan program yang sangat strategis dari Presiden Republik Indonesia, yaitu untuk menjamin tersedianya sarana pendidikan yang berkualitas. Itu adalah salah satu elemen penting untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu,ââ¬Â ucap Wamen Atip di Sumedang, Sabtu (24/1).
Ia juga berpesan agar seluruh satuan pendidikan penerima manfaat dapat memanfaatkan serta memelihara hasil revitalisasi secara optimal agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh peserta didik, pendidik, dan masyarakat sekitar. ââ¬ÅMudah-mudahan dengan hadirnya program ini, sarana pendidikan menjadi layak dan memadai. Itu dapat meniadi modal dan dorongan bagi semua pihak untuk melahirkan pendidikan yang bermutu,ââ¬Â ucapnya.
Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldila, menyampaikan apresiasi kepada Kemendikdasmen atas perhatian, dukungan, dan komitmen nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di daerah Sumedang. Ia menilai revitalisasi dan pembangunan sekolah yang dilakukan Kemendikdasmen sebagai langkah strategis dalam memperluas akses layanan pendidikan yang layak dan berkualitas.
ââ¬ÅKami meyakini bahwa ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai akan sangat menunjang proses belajar mengajar serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik dan para pendidik,ââ¬Â pungkas Wakil Bupati.
Tim Schoolmedia
Tinggalkan Komentar