Pemerintah Aceh Hadirkan Pendidikan Vokasional di Pesantren

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny. foto: mediaaceh.co
SCHOOLMEDIA NEWS, Banda Aceh - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Dayah akan menghadirkan pendidikan vokasional di pesantren guna membekali keterampilan kepada para santri.
Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Usamah El-Madny di Banda Aceh, Jumat, 25 Oktober 2019 mengatakan, pendidikan vokasional tersebut sebagai bekal santri setelah selesai menuntut ilmu di pesantren.
"Dengan pendidikan vokasional tersebut, para santri memiliki keterampilan sebagai bekal mereka setelah menyelesaikan pendidikan di dayah atau pesantren," kata Usamah.
Baca juga: Pemkab Bangkalan Bentuk Tim Verifikasi Bantuan Guru Ngaji
Selain pendidikan vokasional, lanjut Usamah, Dinas Pendidikan Dayah Aceh juga akan memberi penguatan terhadap kurikulum pesantren dan peningkatan kompetensi guru.
"Di Aceh ada 1.136 dayah yang terakreditasi dengan jumlah santri mencapai 16.200 orang. Dengan jumlah tersebut, ketersediaan pengajar mencukupi dan memadai," kata Usamah El-Madny.
Usamah menyebutkan Pemerintah Aceh memberi perhatian yang sama dengan pendidikan dayah dan sekolah umum, sebab keduanya merupakan lembaga pendidikan yang melahirkan generasi Aceh berkualitas.
Baca juga: Pelajar Pariaman Wakili Sumbar di Pekan Olahraga Tradisional Tingkat Nasional
Dia mengatakan apalagi dengan adanya undang-undang pesantren dan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2018 tentang pendidikan dayah, menjadi kewajiban konstitusional bagi Pemerintah Aceh memajukan pendidikan dayah.
"Adanya undang-undang dan qanun atau peraturan daerah tersebut menjadi pedoman bagi Pemerintah Aceh untuk terus memajukan pendidikan dayah sama dengan pendidikan sekolah umum," kata Usamah El-Madny.
Berita Lainnya:
Disela Aksi Mahasiswa di Sejumlah Tempat, Presiden Panggil Mendikdasmen Percepatan Revitalisasi Sekolah
Tolak Pemborosan APBN dan Program MBG, BEM UI, Sejumlah PTN dan Masyarakat Sipil Bergerak
Gempa Bumi Guncang Laut Mindanao Momentum Tingkatkan Kesiapsiagaan