
Revitalisasi Sekolah dan IFP Perkuat Modernisasi Pendidikan di Makassar
Makassar, Schoolmedia News – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq, melakukan kunjungan kerja di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, untuk memastikan efektivitas kebijakan program prioritas pendidikan nasional di tingkat daerah. Fokus utama kunjungan pada Rabu (6/5) ini menyasar hasil revitalisasi fasilitas sekolah dan implementasi digitalisasi pembelajaran di sekolah-sekolah setempat.
Wamen Fajar mengawali agendanya dengan mengunjungi TK Aisyiyah 1 Bara-baraya Makassar untuk meresmikan hasil revitalisasi bangunan sekolah tersebut. Ia menegaskan bahwa perbaikan sarana fisik merupakan fondasi penting dalam menciptakan ekosistem belajar yang nyaman bagi murid.
”Pagi ini saya mengunjungi TK Aisyiyah 1 Bara-baraya untuk mengecek hasil revitalisasi dan alhamdulillah tadi sudah kita resmikan,” ujar Wamen Fajar saat memberikan keterangan di Makassar.
Revitalisasi di TK Aisyiyah 1 Bara-baraya mencakup perbaikan ruang administrasi, ruang kelas, toilet, serta pembangunan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang baru. Kehadiran fasilitas baru ini disambut penuh haru oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah TK Aisyiyah 1 Bara-baraya, Siti Maemunah, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas perhatian pemerintah pusat.
”Kami sangat beruntung, karena sekolah kami menjadi satu-satunya TK di Makassar yang mendapatkan program revitalisasi ini. Saya pribadi merasa terharu karena bantuan ini sudah sangat lama kami harapkan,” ujar Munah dengan nada bicara yang bergetar.
Munah menambahkan bahwa sebelum adanya bantuan ini, kondisi sekolah kurang memungkinkan untuk proses belajar mengajar yang optimal. Kini, dengan adanya ruang kelas yang telah direhabilitasi dan tambahan ruang UKS, pihak sekolah merasa lebih siap memberikan pelayanan terbaik bagi para murid.
”Terima kasih kepada Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pendidikan. Bantuan ini sudah bisa langsung dimanfaatkan oleh anak-anak dan para guru di sini,” imbuhnya.
Di SMP Islam Terpadu (IT) Wahdah Islamiyah, Wamen Fajar meninjau langsung pemanfaatan _Interactive Flat Panel_ (IFP) atau Papan Interaktif Digital (PID) oleh murid kelas 7. Kehadiran teknologi ini memberikan dampak signifikan pada partisipasi murid di kelas.
Nur Afdaliah Ali, guru mata pelajaran IPA di SMP IT Wahdah Islamiyah, bercerita mengenai perubahan suasana belajar sejak adanya IFP. Menurutnya, teknologi ini jauh lebih unggul dibandingkan proyektor LCD konvensional karena memungkinkan interaksi dua arah.
”Alhamdulillah, dengan hadirnya papan interaktif ini, murid-murid menjadi jauh lebih aktif. Jika sebelumnya dengan proyektor biasa mereka hanya menonton, sekarang mereka bisa langsung berinteraksi dengan materi di papan tersebut,” jelas Ibu Afda.
Ia menambahkan bahwa IFP sangat membantu dalam menjelaskan konsep-konsep sains yang kompleks melalui visualisasi yang dinamis. ”Saya sering menggunakan PID untuk memutar referensi video dari YouTube yang mudah dimengerti murid. Visualisasinya sangat membantu mereka memahami materi IPA dengan lebih cepat dan menyenangkan,” imbuhnya.
Wamen Fajar mengungkapkan bahwa kehadiran teknologi ini memberikan motivasi yang signifikan bagi para murid di kelas. ”Mereka mengatakan sangat _excited_ dengan kehadiran PID ini. Pembelajaran menjadi lebih interaktif, lebih mudah, lebih praktis, dan tentu membuat motivasi mereka bertambah,” ungkapnya.
Merespon antusiasme tersebut, Fajar Riza Ul Haq menyampaikan komitmen pemerintah untuk memperluas jangkauan bantuan perangkat digital ini. ”Ada komitmen Bapak Presiden, tahun ini sekolah akan mendapat tambahan PID lagi, khususnya sekolah yang memang jumlah muridnya banyak,” imbuhnya.
Selain aspek infrastruktur dan teknologi, Wamen Fajar juga meninjau layanan kesehatan di UKS. Ia menekankan pentingnya peran UKS dan guru Bimbingan Konseling (BK) dalam menjaga kesehatan mental murid, sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti.
Hal ini sejalan dengan upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dari perundungan dan kekerasan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN).
Dalam kunjungan tersebut, Fajar juga menyempatkan diri menyapa murid kelas 11 SMA IT Wahdah Islamiyah yang sedang menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia memastikan program berjalan lancar tanpa kendala kesehatan dan menampung masukan murid untuk memperkaya unsur gizi, seperti penambahan sayur dan buah, guna mendukung masa pertumbuhan mereka.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari rangkaian agenda Fajar Riza Ul Haq di Sulawesi Selatan, setelah sebelumnya pada Selasa (5/5) menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Angkatan ke-6 yang diikuti perwakilan PAUD dari 10 provinsi di kawasan Indonesia Timur.
Tim Schoolmedia
Tinggalkan Komentar