Keira Ammabel Hadinoto Buktikan Mimpi Tak Harus Memilih Salah Satu

Schoolmedia News - Banyak atlet muda dihadapkan pada pilihan sulit ketika lulus sekolah menengah. Di satu sisi, mereka ingin terus mengejar prestasi olahraga yang telah dibangun sejak kecil. Di sisi lain, pendidikan tinggi tetap menjadi bekal penting untuk masa depan. Dilema itulah yang pernah dirasakan Keira Ammabel Hadinoto, atlet bola basket yang sukses mengantar tim putri SMAN 70 Jakarta meraih gelar three-peat DBL Jakarta 2023. Namun, alih-alih memilih salah satu, Keira membuktikan bahwa pendidikan dan olahraga dapat berjalan berdampingan. Berkat prestasinya, ia diterima di BINUS University melalui Student Athlete Basketball Scholarship yang memberikan dukungan biaya kuliah sekaligus fasilitas asrama hingga delapan semester.
Memasuki dunia perkuliahan menjadi babak baru yang jauh lebih menantang. Keira memilih Program Studi Psikologi karena ingin mendalami bidang yang sesuai dengan minatnya. Namun, status sebagai mahasiswa sekaligus atlet membuat hari-harinya dipenuhi jadwal yang padat. Pagi dimulai dengan latihan, dilanjutkan mengikuti perkuliahan, mengerjakan tugas, menghadiri diskusi kelompok, hingga kembali menjalani latihan atau pertandingan. Tinggal di asrama BINUS Square membuatnya belajar hidup lebih mandiri. Jika sebelumnya banyak hal masih dibantu orang tua, kini ia harus mengatur sendiri waktu, pola makan, istirahat, hingga menjaga motivasi agar tetap konsisten menjalani dua peran sekaligus.

Disiplin menjadi pelajaran terbesar yang diperoleh Keira sejak menjadi student athlete. Tidak jarang jadwal pertandingan bertepatan dengan masa ujian atau tenggat tugas kuliah. Pada awalnya ia mengaku kesulitan menemukan ritme yang tepat. Namun seiring waktu, ia mulai terbiasa menyusun prioritas dan memanfaatkan setiap waktu yang tersedia. Dukungan teman-teman sesama atlet mahasiswa juga membantunya melewati masa-masa sulit. Mereka saling mengingatkan, berbagi pengalaman, dan menjadi penyemangat ketika tekanan akademik maupun kompetisi mulai terasa berat. Berkat kerja keras tersebut, Keira bersama tim basket BINUS berhasil menjuarai Basketball Campus League Season 1 Regional Jakarta 2026, meraih medali emas Pomprov Jakarta 2025, serta medali perunggu pada POMNAS XIX.
Di balik semangatnya, Keira selalu mengingat pesan sederhana dari sang ayah. Menurutnya, pendidikan tidak boleh ditinggalkan meskipun seseorang memiliki karier olahraga yang cemerlang. Dunia olahraga memiliki banyak ketidakpastian, termasuk risiko cedera yang bisa mengubah perjalanan karier kapan saja. Karena itu, ilmu pengetahuan menjadi bekal penting agar seorang atlet tetap memiliki masa depan yang kuat di luar lapangan. Nasihat tersebut terus dipegang Keira hingga kini. Ia percaya bahwa prestasi olahraga dan pendidikan bukan dua hal yang saling bertentangan, melainkan saling melengkapi untuk membentuk pribadi yang lebih siap menghadapi kehidupan.
_
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Liputan Khusus Lainnya:
Dua Mahasiswa ITB Bikin Bangga! Presentasi Riset di Hadapan Profesor Kampus Top China
Martin Anggiat Tampubolon Buktikan Disiplin dan Konsistensi Lebih Penting daripada Kecepatan