Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
tokoh

Menyeduh Kopi Bersama Matahari: Kisah Pemilik Kopi Lemah Abang Menjaga Alam Lewat Secangkir Kehangatan

author Andeliyumna
Jul 23, 2026 |
13 Dilihat

Schoolmedia News Yogyakarta - Di tengah hamparan sawah di Bangunjiwo, Bantul, berdiri sebuah kedai kopi yang memilih berjalan dengan cara yang berbeda. Ketika sebagian besar usaha bergantung pada listrik dari jaringan umum, Kopi Lemah Abang justru memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik utama. Bagi Nining Sugiatmini dan Suharyanto, pasangan di balik kedai ini, secangkir kopi tak hanya soal rasa, tetapi juga tentang bagaimana setiap prosesnya tetap menghormati alam yang telah memberi kehidupan.

Keputusan itu bukan tanpa konsekuensi. Mereka harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memasang panel surya, baterai, dan perangkat pendukung lainnya. Daya listrik yang terbatas membuat penggunaan peralatan elektronik harus diatur dengan sangat hemat. Tidak ada lemari pendingin besar, makanan disiapkan segar setiap hari, sementara tungku kayu masih menjadi andalan untuk memasak. Namun, semua keterbatasan itu diterima sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan dengan lingkungan sekitar.


Semangat ramah lingkungan juga terlihat dari setiap sudut kedai. Bangunan didominasi material kayu dengan konsep terbuka yang menyatu dengan persawahan. Tanah dibiarkan alami tanpa banyak beton, sedotan plastik dihindari, dan penggunaan kemasan seminimal mungkin menjadi kebiasaan sehari-hari. Bahkan kebutuhan seperti es batu dan kayu bakar dipenuhi dari warga sekitar sehingga keberadaan kedai turut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.

Di balik konsep sederhana itu, tersimpan filosofi yang kuat. Nining percaya bahwa alam tidak seharusnya hanya dijadikan latar belakang bisnis, melainkan dijaga keberlanjutannya. Karena itulah Kopi Lemah Abang berusaha membuktikan bahwa usaha kuliner tetap dapat berkembang tanpa mengorbankan lingkungan. Ketika banyak tempat berlomba membangun bangunan megah, mereka justru memilih kesederhanaan agar tetap selaras dengan bentang alam di sekitarnya.

_

Penulis: Ashad Rizki

Editor: Ashad Rizki

Sumber: https://mojok.co/liputan/sosok/kopi-lemah-abang-dan-alasannya-tak-mau-pakai-listrik-pln/

Dari Sebuah Gang di Kauman, Lahir Cahaya Pendidikan Anak Indonesia Selama Lebih dari Satu Abad
tokoh Selanjutnya
Dari Sebuah Gang di Kauman, Lahir Cahaya Pendidikan Anak Indonesia Selama Lebih dari Satu Abad
author Andeliyumna
Jul 23, 2026
Melintasi Perang, Menemukan Harapan: Perjalanan Maram Al Arnab dari Suriah Hingga Lulus di Universitas Indonesia
tokoh Sebelumnya
Melintasi Perang, Menemukan Harapan: Perjalanan Maram Al Arnab dari Suriah Hingga Lulus di Universitas Indonesia
author Andeliyumna
Jul 22, 2026

Komentar