Menyeduh Kopi Bersama Matahari: Kisah Pemilik Kopi Lemah Abang Menjaga Alam Lewat Secangkir Kehangatan
Schoolmedia News Yogyakarta - Di tengah hamparan sawah di Bangunjiwo, Bantul, berdiri sebuah kedai kopi yang memilih berjalan dengan cara yang berbeda. Ketika sebagian besar usaha bergantung pada listrik dari jaringan umum, Kopi Lemah Abang justru memanfaatkan energi matahari sebagai sumber listrik utama. Bagi Nining Sugiatmini dan Suharyanto, pasangan di balik kedai ini, secangkir kopi tak hanya soal rasa, tetapi juga tentang bagaimana setiap prosesnya tetap menghormati alam yang telah memberi kehidupan.
Keputusan itu bukan tanpa konsekuensi. Mereka harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memasang panel surya, baterai, dan perangkat pendukung lainnya. Daya listrik yang terbatas membuat penggunaan peralatan elektronik harus diatur dengan sangat hemat. Tidak ada lemari pendingin besar, makanan disiapkan segar setiap hari, sementara tungku kayu masih menjadi andalan untuk memasak. Namun, semua keterbatasan itu diterima sebagai bagian dari komitmen menjaga keseimbangan dengan lingkungan sekitar.

Semangat ramah lingkungan juga terlihat dari setiap sudut kedai. Bangunan didominasi material kayu dengan konsep terbuka yang menyatu dengan persawahan. Tanah dibiarkan alami tanpa banyak beton, sedotan plastik dihindari, dan penggunaan kemasan seminimal mungkin menjadi kebiasaan sehari-hari. Bahkan kebutuhan seperti es batu dan kayu bakar dipenuhi dari warga sekitar sehingga keberadaan kedai turut menggerakkan perekonomian masyarakat setempat.
Di balik konsep sederhana itu, tersimpan filosofi yang kuat. Nining percaya bahwa alam tidak seharusnya hanya dijadikan latar belakang bisnis, melainkan dijaga keberlanjutannya. Karena itulah Kopi Lemah Abang berusaha membuktikan bahwa usaha kuliner tetap dapat berkembang tanpa mengorbankan lingkungan. Ketika banyak tempat berlomba membangun bangunan megah, mereka justru memilih kesederhanaan agar tetap selaras dengan bentang alam di sekitarnya.
_
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Sumber: https://mojok.co/liputan/sosok/kopi-lemah-abang-dan-alasannya-tak-mau-pakai-listrik-pln/
Liputan Khusus Lainnya:
Inspiratif! Nafisah Hafal 30 Juz Al-Qur’an, Aktif Organisasi, dan Tetap Berprestasi di Unej
Keren! Mahasiswa UAD Ubah Potensi Rumput Laut Jadi Kandidat Bahan Bakar Kapal