Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
tokoh

Najelaa Shihab, Penggerak Pendidikan yang Percaya Semua Orang Bisa Menjadi Guru

author Andeliyumna
Jul 21, 2026 |
4 Dilihat


Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan Indonesia, muncul banyak sosok yang memilih berkontribusi melalui aksi nyata. Salah satunya adalah Najelaa Shihab, pendidik sekaligus penggerak pendidikan yang dikenal sebagai penggagas gerakan Semua Murid Semua Guru (SMSG). Melalui gerakan ini, ia mengajak masyarakat melihat bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.


Najelaa Shihab lahir di Surakarta pada 11 September 1976. Ia menyelesaikan pendidikan di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia dan sejak awal kariernya menaruh perhatian besar pada pengembangan pendidikan yang berpusat pada kebutuhan murid. Berbekal latar belakang tersebut, ia mendirikan berbagai inisiatif pendidikan, di antaranya Sekolah Murid Merdeka, Kampus Guru Cikal, dan Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) yang berfokus pada inovasi pembelajaran, pengembangan guru, serta riset pendidikan.


Menggagas Gerakan Semua Murid Semua Guru

Pada 2016, Najelaa bersama berbagai komunitas dan organisasi pendidikan menggagas Semua Murid Semua Guru (SMSG). Gerakan ini lahir dari keyakinan bahwa pendidikan akan berkembang lebih cepat apabila seluruh pihak bekerja sama, mulai dari guru, siswa, orang tua, komunitas, dunia usaha, media, hingga pemerintah. Melalui kegiatan seperti Pesta Pendidikan, SMSG menjadi ruang kolaborasi untuk berbagi praktik baik, ide, dan inovasi pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia.

Hingga kini, jaringan SMSG telah melibatkan ratusan organisasi dan ribuan relawan yang berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagai program yang dijalankan mendorong terciptanya budaya belajar sepanjang hayat, saling berbagi pengalaman, serta memperkuat kerja sama antar pemangku kepentingan pendidikan.


Pendidikan Berpusat pada Murid

Salah satu gagasan yang selalu disampaikan Najelaa adalah pentingnya menjadikan murid sebagai pusat dari proses pembelajaran. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari kemampuan peserta didik untuk berpikir kritis, berkolaborasi, berempati, dan terus belajar sepanjang hayat.

Ia juga menilai bahwa setiap anak memiliki potensi yang berbeda. Oleh karena itu, guru perlu menciptakan lingkungan belajar yang memberi ruang bagi murid untuk berkembang sesuai minat, bakat, dan kebutuhannya. Pendekatan ini mendorong pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan bermakna bagi peserta didik.


Guru sebagai Pembelajar Sepanjang Hayat

Selain memperjuangkan pendidikan yang berpusat pada murid, Najelaa juga aktif mendorong peningkatan kompetensi guru. Menurutnya, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai pembelajar yang terus mengembangkan diri mengikuti perubahan zaman.

Melalui Kampus Guru Cikal dan berbagai pelatihan yang diselenggarakan bersama komunitas pendidikan, ribuan guru dari berbagai daerah memperoleh kesempatan meningkatkan kemampuan dalam strategi pembelajaran, kepemimpinan pendidikan, pemanfaatan teknologi, hingga penguatan karakter peserta didik.


Pendidikan Adalah Kerja Bersama

Dalam berbagai kesempatan, Najelaa menekankan bahwa perubahan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Sekolah membutuhkan dukungan keluarga, masyarakat, dunia usaha, media, hingga pemerintah agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.

Pandangan inilah yang menjadi dasar lahirnya filosofi "Semua Murid Semua Guru". Artinya, setiap orang dapat menjadi murid yang terus belajar, sekaligus menjadi guru yang berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada orang lain. Gagasan tersebut mendorong terciptanya budaya kolaborasi yang lebih kuat dalam dunia pendidikan Indonesia.


Kiprah di Tingkat Nasional dan Internasional

Dedikasi Najelaa dalam bidang pendidikan juga mendapat pengakuan di tingkat internasional. Ia terpilih sebagai Chen Yidan Visiting Global Fellow di Harvard Graduate School of Education, sebuah program yang mempertemukan para pemimpin pendidikan dari berbagai negara untuk berbagi pengalaman dan mengembangkan inovasi pendidikan. Selain aktif sebagai praktisi pendidikan, ia juga telah menulis dan ikut menulis sejumlah buku mengenai pendidikan, pengasuhan, teknologi pembelajaran, dan pengembangan karakter.


Inspirasi bagi Guru dan Pelajar

Perjalanan Najelaa Shihab menunjukkan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari kolaborasi. Ia membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kerja sama antara guru, orang tua, komunitas, dan masyarakat.

Bagi guru, sosok Najelaa menjadi inspirasi untuk terus belajar dan berinovasi dalam mengajar. Bagi siswa, ia menunjukkan bahwa belajar adalah proses sepanjang hayat yang tidak berhenti setelah lulus sekolah. Sementara bagi masyarakat, gagasan Semua Murid Semua Guru menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki peran dalam menciptakan pendidikan yang lebih baik.


Dibesarkan Ibu Single Parent, Alifia Buktikan Mimpi Bisa Mengalahkan Keterbatasan
tokoh Selanjutnya
Dibesarkan Ibu Single Parent, Alifia Buktikan Mimpi Bisa Mengalahkan Keterbatasan
author Andeliyumna
Jul 21, 2026
Butet Manurung, Membawa Cahaya Pendidikan hingga ke Pedalaman Indonesia
tokoh Sebelumnya
Butet Manurung, Membawa Cahaya Pendidikan hingga ke Pedalaman Indonesia
author Andeliyumna
Jul 21, 2026

Komentar