Kisah Inspiratif Rian Hendris Saputra : Mahasiswa S2 Magister Teknik Sipil Universitas Indonesia, Rampungkan S2 Sambil Ikut Kejuaraan Asia and Oceania Sambo Championship 2026

Schoolmedia News Jakarta - Bagi banyak mahasiswa, menyelesaikan tesis sudah menjadi tantangan yang menguras waktu dan tenaga. Namun bagi Rian Hendris Saputra, perjuangan itu harus berjalan beriringan dengan latihan keras sebagai atlet nasional. Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa Magister Teknik Sipil Universitas Indonesia, Rian berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali perunggu pada nomor Combat Sambo kelas 79 kilogram dalam ajang Asia and Oceania Sambo Championship 2026 yang berlangsung di Manila, Filipina. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa mimpi di ruang kuliah dan arena olahraga dapat diraih secara bersamaan.
Perjalanan Rian bukanlah kisah yang dibangun dalam semalam. Sejak masih duduk di bangku sekolah, ia telah menekuni dunia olahraga bela diri. Berawal dari gulat, ia kemudian mendalami judo dan tinju sebelum akhirnya menemukan passion di cabang olahraga sambo. Pengalaman bertahun-tahun itu membentuk karakter disiplin, tangguh, dan pantang menyerah yang kemudian menjadi bekal saat dipercaya memperkuat Tim Nasional Sambo Indonesia di tingkat Asia.
Menjalani dua peran sekaligus sebagai mahasiswa dan atlet bukan perkara mudah. Di sela latihan intensif dan persiapan menghadapi kejuaraan, Rian tetap harus menyelesaikan penelitian tesisnya. Ia memanfaatkan waktu pada pagi maupun malam hari untuk mengerjakan tugas akademik, sementara siang hingga sore diisi dengan latihan. Baginya, kunci utama bukanlah memiliki waktu yang banyak, melainkan mampu mengelola waktu secara konsisten dan tetap bertanggung jawab terhadap setiap amanah yang dijalani.
Keberhasilan meraih medali perunggu di kejuaraan Asia menjadi hadiah atas kerja keras yang telah ia bangun selama bertahun-tahun. Kampus pun memberikan apresiasi atas pencapaiannya karena dinilai menunjukkan bahwa mahasiswa mampu berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga di bidang nonakademik. Bagi Rian, setiap pertandingan adalah kesempatan untuk membawa nama Indonesia sekaligus membuktikan bahwa pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan tanpa saling mengorbankan.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Liputan Khusus Lainnya:
Menjaga Hutan di Tengah Hamparan Sawit: Perjalanan Dosen UNJA Mengharumkan Nama Indonesia Lewat Riset Keanekaragaman Hayati
Tiga Dekade Menjaga Rumah Pengetahuan: Pengabdian Muhammad Ardi Menghidupi Perpustakaan
Dibesarkan Ibu Single Parent, Alifia Buktikan Mimpi Bisa Mengalahkan Keterbatasan