Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
tokoh

Dari Lapak Keripik ke Fakultas Kedokteran: Perjalanan Tiara Julianti Menggapai Mimpi Menjadi Dokter

author Andeliyumna
Jul 17, 2026 |
17 Dilihat

Schoolmedia News TangerangDi sebuah rumah sederhana di Teluknaga, Tangerang, aroma keripik yang digoreng setiap hari menjadi saksi perjuangan sebuah keluarga. di sanalah Tiara Julianti tumbuh, menyaksikan kedua orang tuanya, Sabdi dan Siti Rohani, bekerja tanpa mengenal lelah demi memenuhi kebutuhan keluarga. penghasilan dari berjualan keripik tak selalu mencukupi, tetapi satu hal yang tak pernah berkurang adalah keyakinan mereka bahwa pendidikan mampu mengubah masa depan. dari rumah sederhana itu pula lahir mimpi besar Tiara untuk menjadi seorang dokter. Impian tersebut telah tumbuh sejak masa kecil dan semakin kuat ketika pandemi COVID-19 memperlihatkan betapa pentingnya peran tenaga kesehatan bagi masyarakat. tiara tidak hanya menjaga prestasi akademiknya sejak sekolah dasar, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kegiatan di luar kelas, mulai dari olimpiade biologi, lomba debat, karya tulis ilmiah, hingga kompetisi cheerleading tingkat nasional.

Baginya, setiap pengalaman adalah kesempatan untuk belajar menjadi pribadi yang lebih tangguh dan disiplin. perjalanan menuju Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada tidak sepenuhnya mulus. Tiara sempat gagal pada salah satu jalur seleksi perguruan tinggi. namun, kegagalan itu tidak membuatnya berhenti. kedua orang tuanya terus memberikan semangat agar ia kembali mencoba. dukungan tanpa syarat dari keluarga menjadi kekuatan terbesar yang membuatnya bangkit dan terus memperjuangkan cita-citanya. kesabaran itu akhirnya terbayar ketika Tiara dinyatakan diterima di Program Studi Kedokteran UGM melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul (PBU). kebahagiaan keluarga semakin lengkap setelah UGM memberikan subsidi UKT 100 persen sehingga Tiara dapat menempuh pendidikan tanpa terbebani biaya kuliah.

Keberhasilan tersebut bukan menjadi garis akhir bagi Tiara, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk mengabdi kepada masyarakat. ia bercita-cita menjadi dokter spesialis mata karena prihatin melihat semakin banyak anak muda yang mengalami gangguan penglihatan akibat penggunaan gawai yang berlebihan. baginya, ilmu kedokteran bukan sekadar profesi, tetapi sarana untuk menghadirkan manfaat bagi banyak orang. tekad itu menjadi alasan mengapa ia ingin memanfaatkan kesempatan kuliah sebaik mungkin. perjalanan Tiara Julianti membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak pernah mampu membatasi besarnya mimpi seseorang. dari lapak keripik milik orang tuanya hingga gerbang Fakultas Kedokteran UGM, ia menunjukkan bahwa kerja keras, prestasi, doa, dan dukungan keluarga mampu membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. kisahnya menjadi pengingat bahwa mimpi tidak ditentukan oleh dari mana seseorang berasal, tetapi oleh keberanian untuk terus berjuang meski keadaan belum berpihak.

Penulis: Ashad Rizki

Editor: Ashad Rizki

Sumber:https://www.detik.com/edu/edutainment/d-8575020/kisah-inspiratif-tiara-anak-penjual-keripik-yang-tembus-kedokteran-ugm


Air Mata Seorang Ibu Mengantar Mimpi: Perjalanan Salma, Putri Pedagang Air Kemasan Menembus UGM
tokoh Selanjutnya
Air Mata Seorang Ibu Mengantar Mimpi: Perjalanan Salma, Putri Pedagang Air Kemasan Menembus UGM
author Andeliyumna
Jul 17, 2026
Dari Dapur Keripik Pisang ke Kampus UGM: Perjuangan Muhammad Nur Arifin Mengubah Keterbatasan Menjadi Harapan
tokoh Sebelumnya
Dari Dapur Keripik Pisang ke Kampus UGM: Perjuangan Muhammad Nur Arifin Mengubah Keterbatasan Menjadi Harapan
author Andeliyumna
Jul 17, 2026