Analisis BMKG Soal Bencana Hujan Es Kuningan: Dipicu Awan Konvektif dan Suhu Muka Laut Warm

Schoolmedia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan mengenai pemicu fenomena hujan es yang disertai angin kencang di Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, pada Senin (2/11/2026). Menurut BMKG Stasiun Geofisika Bandung, peristiwa tersebut disebabkan oleh tingginya pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang mencapai fase puncak konvektif dengan suhu sangat dingin di bagian puncaknya.
Prakirawan BMKG, Iid Mujtahidin, menerangkan bahwa arus udara naik (updraft) yang kuat di dalam awan Cb membentuk butiran es melebihi kapasitas sanggup awan, sehingga es jatuh ke permukaan tanah sebelum sempat mencair sempurna. Fenomena ini didorong oleh beberapa faktor dinamika atmosfer, seperti suhu muka laut yang relatif hangat, keaktifan gelombang atmosfer Madden-Julian Oscillation (MJO) di Pulau Jawa, serta terbentuknya daerah belokan angin akibat sirkulasi siklonik di sekitar Samudra Hindia dan Selat Karimata.
Sumber berita: kompas.com
Penulis berita: Wahyu wachid anshory
Penyunting: febby
Liputan Khusus Lainnya:
Ratusan Santri di Batang Berharap Program Makan Bergizi Gratis Segera Dilanjutkan Kembali
Fakta Kecelakaan Pajero yang Menewaskan Siswa SMP di Jakarta Selatan, Pengemudi Resmi Ditahan
Dua Prajurit TNI Gugur Usai Diserang OPM di Papua Barat dan Papua Pegunungan