Kebakaran Hutan Melanda Paluta-Samosir, Total 10 Hektare Terdampak

Schoolmedia News – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda dua wilayah di Sumatera Utara, yakni Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan Kabupaten Samosir. Total luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai 10 hektare.
Di Samosir, kebakaran terjadi di kawasan Bukit Sitalmak-Talmak, Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian. Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 5 hektare dan didominasi semak belukar serta lahan kosong yang jauh dari permukiman warga. Api berhasil dipadamkan setelah tim gabungan melakukan penanganan di lokasi.
Sementara itu, kebakaran juga terjadi di wilayah Paluta. Peristiwa tersebut menambah luas lahan terdampak karhutla di Sumatera Utara di tengah kondisi musim kemarau.
Penanganan karhutla dilakukan dengan melibatkan unsur terkait untuk mencegah api meluas. Kondisi lahan yang kering serta angin dapat meningkatkan risiko penyebaran api sehingga pemantauan tetap diperlukan setelah api berhasil dipadamkan.
Di Samosir, hingga laporan penanganan terakhir tidak terdapat laporan pengungsi, korban luka, maupun korban meninggal dunia. Petugas juga masih perlu memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul.
Karhutla menjadi salah satu ancaman yang perlu diwaspadai selama periode kemarau. BNPB sebelumnya menempatkan penanganan karhutla sebagai salah satu prioritas dan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun meninggalkan sumber api tanpa pengawasan.
Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Langkah cepat diperlukan agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.
_
Liputan Khusus Lainnya: