Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
regional

Asa Baru Petani Kerinci, Kopi dan Kayu Manis Jadi Andalan Renah Pemetik

author ASHAD
Aug 11, 2026 |
6 Dilihat

Schoolmedia News – Harapan baru tumbuh bagi para petani kopi dan kayu manis di kawasan Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, Jambi. Perbaikan akses serta pengembangan komoditas perkebunan menjadi peluang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan.

Renah Pemetik selama ini menjadi salah satu kawasan yang memiliki aktivitas pertanian masyarakat. Kopi dan kayu manis menjadi komoditas penting yang menopang perekonomian petani setempat.

Kopi, khususnya jenis arabika, memiliki prospek yang cukup menjanjikan. Kerinci sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil kopi arabika dengan potensi pasar yang terus berkembang. Pemerintah daerah juga mendorong peningkatan kualitas, hilirisasi, dan daya saing kopi agar petani tidak hanya bergantung pada penjualan biji mentah.

Pengembangan komoditas tersebut menjadi semakin penting karena hasil pertanian merupakan sumber penghidupan masyarakat di kawasan Renah Pemetik. Dengan pengelolaan yang baik, perkebunan kopi dan kayu manis dapat memberikan nilai ekonomi sekaligus menjadi bagian dari sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.

Salah satu persoalan yang selama ini dihadapi petani adalah akses menuju kawasan perkebunan. Kondisi jalan yang sulit dilalui dapat menghambat mobilitas masyarakat, termasuk ketika membawa hasil panen menuju lokasi penjualan.

Pemerintah Kabupaten Kerinci sebelumnya telah mendorong perbaikan akses Jalan Renah Pemetik. Jalan tersebut disebut telah menjadi akses penting bagi masyarakat sejak lama dan menjadi jalur yang digunakan petani untuk mengangkut hasil pertanian.

Perbaikan akses diharapkan dapat memangkas berbagai kendala yang dihadapi petani. Jalan yang lebih baik akan memudahkan mobilitas masyarakat sekaligus membantu memperlancar distribusi hasil perkebunan.

Di sisi lain, pengembangan pertanian di Renah Pemetik perlu berjalan beriringan dengan perlindungan lingkungan. Kawasan tersebut memiliki keterkaitan erat dengan bentang alam sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).


Pemerintah daerah sebelumnya telah menekankan bahwa pembangunan akses harus tetap memperhatikan kelestarian hutan. Masyarakat juga didorong untuk menjaga kawasan hutan agar aktivitas ekonomi tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan menjadi salah satu kunci. Dalam pengembangan kopi Kerinci, praktik agroforestri juga menjadi pendekatan yang didorong untuk menjaga keseimbangan antara kegiatan pertanian dan konservasi lingkungan.

Selain meningkatkan produksi, petani juga perlu mendapatkan dukungan dalam hal kualitas dan pengolahan pascapanen. Penerapan praktik budidaya dan pengolahan yang baik dapat membantu meningkatkan mutu kopi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

Kopi Kerinci bahkan telah memiliki peluang pasar ekspor. Penguatan kelembagaan petani dan koperasi menjadi bagian penting agar manfaat dari perkembangan pasar dapat dirasakan lebih besar oleh masyarakat di tingkat produksi.

Sementara itu, kayu manis tetap menjadi komoditas penting bagi masyarakat Kerinci. Tanaman tersebut memiliki karakter berbeda dengan kopi karena membutuhkan waktu lebih panjang hingga dapat dipanen. Karena itu, kombinasi komoditas perkebunan dapat menjadi salah satu strategi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber pendapatan.

Dengan akses yang semakin baik, penguatan kualitas komoditas, serta perhatian terhadap kelestarian lingkungan, Renah Pemetik memiliki peluang untuk berkembang sebagai kawasan pertanian yang produktif dan berkelanjutan.

Harapan para petani kini tidak hanya bertumpu pada hasil panen, tetapi juga pada terbukanya akses yang lebih baik terhadap pasar, meningkatnya nilai tambah produk, serta adanya dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan berbagai pihak.

Kopi dan kayu manis pun menjadi bagian dari harapan masyarakat Renah Pemetik untuk membangun perekonomian yang lebih kuat tanpa mengorbankan kelestarian alam Kerinci.

_

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/08/11/074244378/asa-baru-petani-kopi-dan-kayu-manis-di-renah-pametik-kerinci-jambi

Lampion Merah Putih Laris Jelang HUT RI, Tapi Bahan Baku Naik 20 Persen
regional Selanjutnya
Lampion Merah Putih Laris Jelang HUT RI, Tapi Bahan Baku Naik 20 Persen
author ASHAD
Aug 11, 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Rejo Farm Sleman Sulap Melon Jadi Mirip Karakter Kartun
regional Sebelumnya
Sambut HUT ke-81 RI, Rejo Farm Sleman Sulap Melon Jadi Mirip Karakter Kartun
author ASHAD
Aug 11, 2026

Komentar