Empat Kali Beraksi, Pencuri Kabel Jembatan Barelang Ditangkap, Kerugian Capai Rp400 Juta
Schoolmedia News – Polisi mengungkap kasus pencurian dan perusakan fasilitas publik di Jembatan I Barelang, Batam, Kepulauan Riau. Seorang pria berinisial TS ditangkap setelah diduga berulang kali mencuri kabel dan besi yang merupakan bagian dari fasilitas pemerintah.
Pengungkapan kasus bermula setelah video aksi pencurian kabel di Jembatan I Barelang beredar di media sosial. Polisi kemudian melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kepulauan Riau pada 1 Agustus 2026.
Dari hasil pemeriksaan, TS diketahui telah empat kali melakukan aksi pencurian terhadap kabel dan besi fasilitas pemerintah. Barang-barang tersebut diduga kemudian dijual kepada seorang penadah berinisial BLM.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dalam pengungkapan kasus tersebut, di antaranya potongan kabel, pipa pelindung kabel, potongan besi pagar, linggis, serta sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.
Kerugian akibat kerusakan dan pencurian fasilitas publik tersebut ditaksir mencapai sekitar Rp400 juta. BPJN Kepulauan Riau memperkirakan kerugian sekitar Rp300 juta, sementara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam mengalami kerugian sekitar Rp100 juta.
Kasus ini tidak hanya menimbulkan kerugian materi. Kerusakan fasilitas yang berada di jembatan juga dapat mengganggu fungsi infrastruktur dan meningkatkan risiko keselamatan bagi masyarakat yang melintas.
Jembatan Barelang sendiri merupakan salah satu infrastruktur penting sekaligus ikon Kota Batam. Karena itu, keamanan fasilitas jembatan menjadi perhatian penting agar aktivitas masyarakat dan wisatawan tetap berjalan dengan aman.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk mendalami jaringan penadah dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut. Penelusuran juga dilakukan terhadap alur barang hasil pencurian.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa pencurian fasilitas publik tidak hanya merugikan negara secara finansial, tetapi juga berpotensi mengganggu pelayanan dan keselamatan masyarakat. Pengawasan serta kepedulian warga terhadap aset publik menjadi bagian penting dalam mencegah kejadian serupa.
_
Liputan Khusus Lainnya:
Jelang Aksi Kawal Putusan MK soal Anggaran MBG, Lalu Lintas DPR RI Masih Lancar
Demo Digelar di Patung Kuda dan DPR Hari Ini, 511 Polisi Disiagakan