UNJ Ajak Mahasiswa Asing Belajar Mangrove, Kenalkan Ekosistem Pesisir Indonesia
Schoolmedia News Jakarta - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) mengajak puluhan mahasiswa asing mengenal kekayaan ekosistem pesisir Indonesia melalui kegiatan penanaman mangrove dan transplantasi terumbu karang di Kepulauan Seribu. Program ini menjadi bagian dari Batavia Camp Batch 2, yang dirancang untuk memadukan pembelajaran akademik, pertukaran budaya, dan praktik pelestarian lingkungan.
Sebanyak 36 mahasiswa dari empat negara mengikuti program tersebut, terdiri atas 33 mahasiswa dari Jiangxi University of Finance and Economics (JUFE) Tiongkok, satu mahasiswa magang asal Prancis, serta dua mahasiswa asal Palestina yang sedang menempuh studi di UNJ. Selama sepekan, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang memperkenalkan budaya Indonesia sekaligus isu pembangunan berkelanjutan.
Salah satu agenda utama berlangsung di kawasan pesisir Kepulauan Seribu. Di lokasi tersebut, mahasiswa diajak mempelajari fungsi hutan mangrove dalam mencegah abrasi, menjaga habitat berbagai biota pesisir, serta menyerap karbon. Mereka juga memperoleh pengalaman langsung mengenai upaya rehabilitasi ekosistem laut melalui kegiatan transplantasi terumbu karang.
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Bisnis UNJ, Andy Hadiyanto, menjelaskan bahwa program internasional tidak hanya berfokus pada pertukaran akademik, tetapi juga harus memberikan pengalaman nyata yang berkaitan dengan tantangan global, termasuk pelestarian lingkungan. Menurutnya, pembelajaran di lapangan menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan praktik pembangunan berkelanjutan yang diterapkan di Indonesia.
Selain kegiatan konservasi, peserta mengikuti program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), kuliah akademik, pengenalan budaya Indonesia, kunjungan industri, hingga diskusi mengenai kepemimpinan global. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, UNJ berharap mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang menyeluruh, baik dari sisi akademik, sosial, budaya, maupun lingkungan.
Program Batavia Camp menjadi salah satu upaya UNJ memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi sekaligus memperkenalkan kekayaan alam Indonesia kepada mahasiswa dunia. Melalui pengalaman langsung di kawasan pesisir, para peserta diharapkan semakin memahami pentingnya kolaborasi internasional dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan.
-
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Liputan Khusus Lainnya:
OSMB Jadi Gerbang Belajar Mandiri, UT Perluas Kesempatan Kuliah bagi Semua
Bukan Sekadar Nilai IPK, ITB Beberkan Bekal Penting Agar Lulusan Lebih Dilirik Industri
Sekolah Sepi Peminat, Pakar UMY: Penggabungan Sekolah Jangan Jadi Solusi Pertama