SD Inpres Naimata Kupang Terima Dana Revitalisasi Terbesar, Capai Rp3,1 Miliar
Schoolmedia News Kupang – SD Inpres Naimata di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sekolah penerima dana revitalisasi terbesar dalam program revitalisasi satuan pendidikan yang dijalankan pemerintah. Sekolah tersebut memperoleh anggaran sebesar Rp3,1 miliar untuk memperbaiki berbagai fasilitas belajar sehingga mampu menghadirkan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.
Sebelum direvitalisasi, SD Inpres Naimata menghadapi keterbatasan ruang belajar yang membuat kegiatan pembelajaran harus berlangsung hingga tiga shift setiap hari. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian siswa baru menyelesaikan kegiatan belajar pada sore hingga menjelang malam. Setelah proses revitalisasi selesai, sekolah kini dapat menjalankan pembelajaran dalam satu shift, sehingga waktu belajar menjadi lebih efektif dan kondusif.
Program revitalisasi tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik bangunan sekolah. Berbagai fasilitas pendukung pembelajaran turut ditingkatkan, seperti ruang kelas yang lebih representatif, penyediaan papan digital untuk mendukung pembelajaran berbasis teknologi, serta lingkungan sekolah yang lebih tertata dan nyaman bagi siswa maupun guru.
Pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui sistem swakelola, yaitu dengan melibatkan masyarakat setempat sebagai tenaga pembangunan. Selain mempercepat proses pembangunan, pendekatan ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas pendidikan yang dibangun. Untuk memastikan kualitas konstruksi, Kemendikdasmen juga melibatkan pakar dan mahasiswa dari perguruan tinggi dalam proses pengawasan.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menilai revitalisasi sekolah memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses pendidikan. Di Kota Kupang, perbaikan sarana dan prasarana sekolah dinilai mampu mendorong meningkatnya Angka Partisipasi Kasar (APK) karena masyarakat semakin percaya untuk menyekolahkan anak-anaknya di fasilitas pendidikan yang lebih layak.
Keberhasilan revitalisasi SD Inpres Naimata menjadi contoh bagaimana investasi pada infrastruktur pendidikan dapat meningkatkan kualitas proses belajar mengajar sekaligus memperluas akses pendidikan bagi peserta didik. Pemerintah berharap program serupa terus berlanjut agar semakin banyak sekolah di berbagai daerah memperoleh fasilitas yang memadai dan mampu mendukung terciptanya pendidikan yang bermutu bagi seluruh anak Indonesia.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Liputan Khusus Lainnya:
Pemerintah Targetkan Revitalisasi Eks SD Inpres Tuntas dalam 1–3 Tahun ke Depan
Semarang Perkuat Literasi Digital di Sekolah, Guru dan Siswa Ikuti Pelatihan Teknologi Pembelajaran
Gunungkidul Jadi Tuan Rumah Jambore Nasional Klub Astronomi 2026, Ratusan Peserta Belajar Sains dan Jelajahi Langit Nusantara