UGM Terapkan Kurikulum Baru 2026, Perkuat Integritas hingga Resiliensi Mahasiswa

(Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta)
Schoolmedia News Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menerapkan kurikulum baru yang mulai diberlakukan bagi mahasiswa angkatan Tahun Akademik 2026/2027. kurikulum tersebut dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja dan perkembangan global dengan mengedepankan empat pilar utama, yakni integritas, kemampuan berbahasa asing, kerja tim, dan resiliensi.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, menjelaskan bahwa penyusunan kurikulum baru merupakan hasil proses panjang yang melibatkan masukan dari alumni, mitra industri, serta berbagai pemangku kepentingan. melalui perubahan ini, UGM ingin menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih relevan, adaptif, dan mampu mempersiapkan lulusan menghadapi kebutuhan masa depan.
Empat pilar yang menjadi fondasi kurikulum meliputi pembentukan karakter melalui integritas, peningkatan kemampuan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, penguatan kerja tim, serta pembangunan resiliensi agar mahasiswa lebih tangguh menghadapi tantangan akademik maupun dunia profesional. UGM menilai kemampuan kolaborasi dan daya tahan mental menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki lulusan di era modern.
Selain perubahan pada kompetensi lulusan, kurikulum baru juga menghadirkan struktur yang lebih sederhana dan fleksibel. mahasiswa diberikan kesempatan mengambil mata kuliah lintas program studi melalui skema seperti second major, minor, intensifikasi, hingga fast track, sehingga pengalaman belajar menjadi lebih multidisiplin.
UGM juga menetapkan sebanyak 23 SKS mata kuliah universitas yang wajib diikuti seluruh mahasiswa, meliputi Pendidikan Agama, Pancasila, Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, literasi digital, Sustainable Future Skills, Kuliah Kerja Nyata (KKN), serta penguasaan bahasa asing. Sementara itu, kurikulum inti program studi tetap menjadi porsi terbesar dengan minimal 60 persen dari total SKS sesuai kebutuhan masing-masing bidang ilmu.
Dalam masa transisi, mahasiswa baru angkatan 2026 diwajibkan menggunakan kurikulum baru. Adapun mahasiswa angkatan sebelumnya tetap dapat melanjutkan kurikulum lama atau beralih ke kurikulum baru sesuai kebijakan program studi masing-masing. penyesuaian kurikulum di seluruh fakultas ditargetkan selesai paling lambat pada 1 Agustus 2026.
Melalui implementasi kurikulum ini, UGM berharap mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mampu berkolaborasi, adaptif terhadap perubahan, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Penulis: Ashad Rizki
Editor: Ashad Rizki
Liputan Khusus Lainnya:
Sekolah Rakyat Terintegrasi di Medan Siap Beroperasi, Perluas Akses Pendidikan Berkualitas bagi Anak Indonesia
Berkat Mahasiswa KKN UGM, Desa Limboro Kembali Bisa Panen Padi Setelah 14 tahun
BNPB Usulkan Penyesuaian Bantuan Stimulan Rumah Rusak Berat Demi Percepatan Pemulihan Pascabencana