Ilustrasi kebakaran hutan yang terjadi di Riau, Foto: Pixabay
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis terpantau terus memburuk hingga menyebabkan sekolah di wilayah pesisir Provinsi Riau tersebut meliburkan siswa dari aktivitas belajar mengajar.
Camat Rupat Hanafi di Pekanbaru, mengatakan sekolah dasar di Desa Terkul terpaksa menghentikan aktivitas belajar dan mengajar karena kualitas udara pada awal pekan ini dalam level membahayakan.
"Sekolah Dasar 02 Terkul hari ini terpaksa memulangkan siswanya karena kabut asap sangat pekat," kata Hanafi, Senin, 25 Februari 2019.
Baca juga: Walhi Dorong Pemerintah Tuntaskan Pemadaman Karhutla di Riau
Hanafi menjelaskan, SD Negeri 02 Terkul tersebut berada tidak jauh dari lokasi karhutla. Kabut asap menyelimuti perkampungan dan memaksa sekolah tidak melanjutkan kegiatan belajar mengajar meskipun siswa sudah mulai berdatangan.
"Sejauh ini yang terpantau liburkan sekolah baru itu. Karena memang sekolah itu paling dekat dengan titik api dan berbahaya untuk anak-anak kita," ujar Hanafi.
Ia menjelaskan bahwa meski telah dua pekan wilayah itu terpapar kabut asap, baru hari ini sekolah menghentikan aktivitas belajar mengajar.
Hal itu disebabkan kondisi kabut asap yang terus memburuk. Ia mengatakan bahwa hari ini kabut asap terparah.
"Jarak pandang hari ini hanya 100 sampai 200 meter," tutur Hanafi.
Selain berdampak pada dunia pendidikan, kesehatan masyarakat Pulau Rupat juga terpantau terganggu.
Baca juga: Hadapi Musim Kemarau, Riau Siaga Darurat Karhutla Hingga Oktober 2019
"Puskesmas kita sudah menangani beberapa pasien yang mulai batuk-batuk, flu akibat dampak asap," kata Hanafi.
Korban kabut asap juga menyerang bayi yang harus mendapat perawat cukup serius.
Meski terus terpapar udara tidak sehat hingga berbahaya, Hanafi mengatakan belum ada warganya yang mengungsi.
Ia juga menjelaskan, aktivitas warga pun masih tergolong normal, meski pihaknya mengimbau mereka untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.
Selain itu, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang mulai mengeluhkan sakit akibat kabut asap untuk segera melapor dan berobat ke puskesmas terdekat.
Tinggalkan Komentar