kembali
lipsus

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sanitasi Permanen untuk Pemulihan Pascabencana di Tapanuli dan Sibolga

author Andeliyumna
Nov 04, 2026 |
1 Dilihat


SchoolmediaNews
- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat pemulihan infrastruktur sanitasi setelah terjadinya bencana di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Penanganan tersebut dilakukan melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Utara dengan menyasar Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kabupaten Tapanuli Utara.

Program pemulihan ini bertujuan mengembalikan layanan sanitasi bagi masyarakat sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan permukiman yang terdampak bencana. Pekerjaan yang dilakukan meliputi pembangunan fasilitas pengelolaan sampah serta perbaikan sarana pengolahan lumpur tinja.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa pemulihan setelah bencana tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan atau infrastruktur yang mengalami kerusakan. Pemerintah juga berupaya memastikan masyarakat dapat kembali menikmati fasilitas dan kebutuhan dasar yang layak.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala BPBPK Sumatera Utara, Yenni Mulyadi, menyampaikan bahwa proses pemulihan dilaksanakan secara bertahap. Penanganan dimulai dari kondisi darurat, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan serta perbaikan infrastruktur secara permanen berdasarkan kebutuhan dan kondisi masing-masing daerah.

Di Kota Sibolga, Kementerian PU melakukan pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah dengan luas lahan sekitar 3.019 meter persegi. Fasilitas tersebut dirancang untuk mengelola sampah hingga 55 ton setiap hari dengan perkiraan masa pelayanan selama tiga tahun. Pembangunannya mencakup pembentukan area landfill sebagai tempat penampungan sampah serta Instalasi Pengolahan Lindi (IPL) untuk menangani cairan hasil proses penguraian sampah.

Selain membangun TPA, pemerintah juga melakukan optimalisasi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kota Sibolga. Fasilitas tersebut sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana sehingga perlu diperbaiki agar dapat kembali berfungsi dalam mengolah lumpur tinja dan mendukung pelayanan sanitasi masyarakat.

Sementara itu, di Kabupaten Tapanuli Selatan, perbaikan dilakukan pada TPA Sipirok. Pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembersihan dan penataan kawasan, pemadatan tanah, pengerjaan bore pile, serta pemasangan lapisan geotekstil dan geomembran. Tahapan tersebut dilakukan untuk memperkuat fasilitas pengelolaan sampah agar dapat beroperasi sesuai kebutuhan teknis dan kondisi di lapangan.

Untuk mendukung pengangkutan sampah di kawasan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap), Kementerian PU juga menyediakan bantuan berupa bak arm roll. Bantuan tersebut disalurkan untuk mendukung pelayanan persampahan di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Utara, dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

Melalui berbagai pekerjaan tersebut, pemerintah tidak hanya berupaya mengembalikan fungsi fasilitas sanitasi yang rusak akibat bencana, tetapi juga meningkatkan kualitas pengelolaan sampah dan lumpur tinja dalam jangka panjang. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur diharapkan dapat menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, dan aman bagi masyarakat.

Seluruh proses pengerjaan akan terus diawasi serta dikoordinasikan dengan pihak terkait. Hal ini dilakukan agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat tanpa mengabaikan kualitas konstruksi dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Sumber: Waspada.id
Penulis berita awal: Waspada.id
Editor: Tidak dicantumkan
Penyunting: Melia Susilawati

Buntut Penggeledahan Ponpes, Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena Dicopot Usai 28 Hari Menjabat
Lipsus Sebelumnya
Buntut Penggeledahan Ponpes, Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena Dicopot Usai 28 Hari Menjabat
author Andeliyumna
Nov 04, 2026

Komentar