Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
lipsus

Margono Djojohadikusumo, Kakek Prabowo dan Tokoh di Balik Berdirinya BNI Yang Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

author ASHAD
Aug 19, 2026 |
5 Dilihat


Schoolmedia News Lipsus – Nama Raden Mas (RM) Margono Djojohadikusumo kembali menjadi perhatian setelah sosokyang dikenal sebagai kakek Presiden Prabowo Subianto itu diusulkan memperoleh gelar Pahlawan Nasional.

Margono bukan hanya dikenal karena hubungan keluarganya dengan Presiden Prabowo. Ia merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah ekonomi Indonesia dan dikenal sebagai pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Lahir dari Keluarga Priayi Banyumas

RM Margono Djojohadikusumo lahir di Purwokerto, Banyumas, pada 16 Mei 1894. Ia berasal dari keluarga priayi Jawa dan memiliki garis keturunan yang terhubung dengan Panglima Banyakwide, tokoh yang dikenal sebagai pengikut Pangeran Diponegoro.

Margono mengenyam pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS), kemudian melanjutkan pendidikan di OSVIA Magelang. Setelah menyelesaikan pendidikan, ia mulai berkarier sebagai pegawai pemerintahan.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya semakin dekat dengan persoalan ekonomi dan keuangan masyarakat.

Merintis BNI di Awal Kemerdekaan

Salah satu warisan terbesar Margono adalah perannya dalam pembentukan lembaga perbankan nasional setelah Indonesia merdeka.

Ia menjadi tokoh penting dalam pendirian Bank Negara Indonesia pada 1946. Pada masa awal berdirinya, BNI memiliki peran yang berbeda dibandingkan kondisi perbankan modern saat ini karena turut menjalankan fungsi yang berkaitan dengan sistem keuangan dan moneter Republik Indonesia.

Margono kemudian dipercaya menjadi direktur pertama BNI. Perannya berlangsung pada masa ketika Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan untuk membangun sistem ekonomi sendiri setelah kemerdekaan.

Bukan Sekadar Pendiri Bank

Kontribusi Margono tidak berhenti pada sektor perbankan. Ia juga terlibat dalam kehidupan politik dan ketatanegaraan pada masa awal Republik.

Margono pernah menjadi anggota BPUPKI dan terlibat dalam berbagai proses penting dalam pembentukan negara. Ia juga dipercaya menjadi Ketua Dewan Pertimbangan Agung Sementara pada awal pemerintahan Republik.

Perannya tersebut memperlihatkan bahwa kiprah Margono mencakup bidang ekonomi sekaligus kehidupan kenegaraan.

Ayah dari Ekonom Soemitro

Margono juga merupakan ayah dari Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo, ekonom Indonesia yang dikenal luas dan merupakan ayah Prabowo Subianto.

Dari garis keluarga inilah Margono kemudian menjadi kakek Prabowo. Namun, kontribusinya terhadap Indonesia telah berlangsung jauh sebelum cucunya terjun ke dunia politik.

Warisan bagi Ekonomi Indonesia

Peran Margono dalam membangun lembaga keuangan nasional menjadi bagian penting dari sejarah ekonomi Indonesia.

Pada masa awal kemerdekaan, keberadaan lembaga keuangan yang dimiliki dan dikendalikan oleh Republik menjadi kebutuhan strategis. BNI kemudian berkembang dan mengalami perubahan fungsi seiring perkembangan sistem perbankan Indonesia.

Warisan tersebut membuat nama Margono tetap tercatat dalam sejarah perjalanan perbankan nasional.

Mengapa Diusulkan Menjadi Pahlawan Nasional?

Usulan pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Margono didasarkan pada kiprah dan kontribusinya terhadap bangsa, terutama dalam bidang ekonomi serta perjuangan membangun institusi negara pada masa awal kemerdekaan. Usulan tersebut telah menjadi pembahasan dalam berbagai forum dan kajian sejarah.

Pemberian gelar Pahlawan Nasional sendiri merupakan proses yang membutuhkan penilaian berdasarkan rekam jejak dan jasa seseorang terhadap negara.

Karena itu, status diusulkan perlu dibedakan dari status telah resmi memperoleh gelar.

Sejarah yang Perlu Dikenal Generasi Muda

Kisah Margono dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk memahami bahwa pembangunan Indonesia tidak hanya dilakukan melalui perjuangan bersenjata.

Membangun lembaga ekonomi, sistem keuangan, pemerintahan, dan institusi negara juga menjadi bagian dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan.

Margono Djojohadikusumo meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Indonesia. Dari perintisan BNI hingga keterlibatannya dalam kehidupan kenegaraan, kisahnya menunjukkan bahwa perjuangan membangun sebuah negara juga membutuhkan pemikiran, keberanian, dan kemampuan membangun institusi.

_

Sumber: https://regional.kompas.com/read/2026/08/19/063200678/profil-margono-djojohadikusumo--kakek-prabowo-pendiri-bni-yang-diusulkan

Bertahan di Pengungsian Nagekeo, Warga Hadapi Krisis Air Bersih hingga Kehilangan Perahu
Lipsus Sebelumnya
Bertahan di Pengungsian Nagekeo, Warga Hadapi Krisis Air Bersih hingga Kehilangan Perahu
author ASHAD
Aug 18, 2026

Komentar