12 Mahasiswa KKN Unhas Kecelakaan di Bantaeng, Mobil Terguling hingga Masuk Jurang
Schoolmedia News – Rombongan mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) yang sedang menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengalami kecelakaan di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (13/8/2026). Sebanyak 12 mahasiswa berada dalam kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut.
Insiden terjadi di wilayah perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe, Kecamatan Uluere. Kendaraan yang membawa rombongan mahasiswa itu kemudian terguling dan masuk ke area yang lebih rendah di sisi jalan.
Berawal dari Kendaraan Mengalami Gangguan
Berdasarkan informasi awal yang disampaikan pihak Unhas, kecelakaan diduga bermula ketika kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Pengemudi kemudian berusaha menghentikan laju kendaraan dengan mengarahkan kendaraan ke pohon di pinggir jalan. Setelah itu, kendaraan kehilangan kendali dan terguling ke sisi jalan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WITA di Jalan Poros Dusun Barombong, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Bantaeng.
12 Mahasiswa Berada di Dalam Kendaraan
Rombongan terdiri atas 12 mahasiswa KKN Unhas, yakni tujuh mahasiswi dan lima mahasiswa.
Setelah kecelakaan, para mahasiswa dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis. Informasi awal menyebut tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Sejumlah mahasiswa mengalami luka ringan dan syok akibat kecelakaan.
Para korban kemudian mendapatkan perawatan di RS Anwar Makattu untuk memastikan kondisi mereka setelah kejadian.
Polisi Lakukan Penanganan
Kepolisian telah menerima laporan mengenai kecelakaan tersebut dan melakukan penanganan di lokasi.
Satlantas Polres Bantaeng juga mengumpulkan informasi terkait kejadian untuk mengetahui kronologi serta faktor yang menyebabkan kendaraan mengalami kecelakaan.
Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan penyebab kecelakaan berdasarkan fakta di lapangan, termasuk kondisi kendaraan dan situasi jalan.
Keselamatan Transportasi Mahasiswa Perlu Diperhatikan
Kecelakaan rombongan mahasiswa KKN menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan selama kegiatan pengabdian di daerah.
Mahasiswa KKN tidak hanya menghadapi tantangan dalam menjalankan program kerja, tetapi juga harus melakukan perjalanan menuju berbagai lokasi dengan kondisi jalan dan medan yang berbeda.
Karena itu, kelayakan kendaraan, kondisi pengemudi, serta kesiapan perjalanan menjadi hal yang perlu diperhatikan sebelum mahasiswa melakukan mobilitas selama KKN.
KKN Bukan Hanya tentang Program Kerja
Kuliah Kerja Nyata merupakan kegiatan akademik yang membawa mahasiswa berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dapat berada di wilayah dengan karakter geografis yang berbeda dari lingkungan kampus. Kondisi tersebut membuat aspek keselamatan perlu menjadi bagian dari persiapan KKN.
Panduan KKN Unhas juga mengatur sejumlah ketentuan bagi mahasiswa selama berada di lokasi, termasuk kewajiban mengikuti arahan supervisor atau satgas serta menjaga hubungan dengan masyarakat dan pihak terkait.
Menjadi Pelajaran untuk Kegiatan Lapangan
Peristiwa di Bantaeng dapat menjadi evaluasi bagi pelaksanaan kegiatan mahasiswa di lapangan.
Selain memastikan program kerja berjalan sesuai rencana, aspek keselamatan mahasiswa perlu mendapat perhatian sejak tahap persiapan, perjalanan, hingga pelaksanaan kegiatan di lokasi.
Koordinasi antara mahasiswa, kampus, supervisor, dan pihak setempat juga penting untuk mengantisipasi berbagai kondisi yang mungkin terjadi selama KKN.
Keselamatan Tetap Prioritas
Kecelakaan yang dialami 12 mahasiswa KKN Unhas menjadi pengingat bahwa kegiatan akademik di lapangan membutuhkan persiapan yang matang.
Tidak hanya kesiapan program dan sumber daya manusia, kondisi kendaraan dan keselamatan perjalanan juga harus menjadi perhatian.
KKN merupakan bagian dari proses pembelajaran mahasiswa di tengah masyarakat. Namun, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari program yang terlaksana, melainkan juga dari kemampuan memastikan seluruh peserta dapat menjalankan kegiatan dengan aman dan kembali dalam kondisi baik.
_
Liputan Khusus Lainnya:
Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Ini Rekam Jejak dan Tantangannya