Schoolmedia News
SCHOOL MEDIA® News
kembali
lipsus

Balita Meninggal dalam Kecelakaan di Bone, Polisi yang Terlibat Diperiksa Propam

author ASHAD
Aug 07, 2026 |
22 Dilihat

Schoolmedia News Lipsus – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan seorang anggota kepolisian di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, berujung duka. Seorang balita berusia 4 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya bersama ibu dan kakaknya ditabrak mobil pada Rabu (5/8/2026).

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena mobil yang terlibat dikemudikan oleh seorang perwira polisi berinisial Ipda MA (49). Kasus ini kemudian ditangani melalui proses penyelidikan lalu lintas dan pemeriksaan internal oleh Propam.

Kecelakaan Terjadi di Persimpangan

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WITA di kawasan Jalan Ahmad Yani, Watampone. Saat itu, sepeda motor yang dikendarai MS (19) berhenti di persimpangan lampu lalu lintas dengan membawa dua penumpang, yakni HN (45) dan balita berinisial GN.

Dari arah yang sama, mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan Ipda MA kemudian menabrak bagian belakang sepeda motor tersebut.

Polisi menyebut dugaan gangguan pada sistem pengereman kendaraan menjadi salah satu hal yang diperiksa dalam penyelidikan. Sementara itu, laporan lain menyebut adanya dugaan pelanggaran lalu lintas. Karena proses penyelidikan masih berjalan, penyebab dan tanggung jawab hukum belum dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi awal.

Korban Sempat Mendapat Perawatan

Setelah kecelakaan, korban dibawa ke RSUD Tenriawaru Bone untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, balita tersebut kemudian meninggal dunia.

Ibu dan kakaknya yang berada di sepeda motor dilaporkan mengalami luka ringan. Jenazah korban kemudian dimakamkan pada Kamis (6/8/2026).

Peristiwa tersebut meninggalkan duka bagi keluarga sekaligus menjadi perhatian masyarakat karena kecelakaan melibatkan seorang anggota kepolisian.

Polisi Jalani Pemeriksaan

Setelah kejadian, Ipda MA diamankan di lingkungan Polres Bone. Pemeriksaan dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas untuk kepentingan penyelidikan kecelakaan.

Karena pihak yang terlibat merupakan personel kepolisian, Propam Polres Bone juga dilibatkan dalam proses pemeriksaan. Kepolisian menyatakan penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keterlibatan Propam menjadi bagian penting untuk memastikan aspek kedisiplinan dan etika anggota kepolisian turut diperiksa sesuai kewenangannya.

Mengapa Transparansi Penting?

Kecelakaan yang melibatkan aparat penegak hukum memiliki dimensi tambahan karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap institusi.

Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa proses pemeriksaan dilakukan secara objektif, berdasarkan bukti, dan tidak membedakan pihak yang terlibat berdasarkan status atau profesinya.

Karena itu, proses penyelidikan perlu dilakukan secara transparan dengan tetap menghormati hak semua pihak sampai terdapat kesimpulan resmi.

Keselamatan Lalu Lintas Tak Mengenal Profesi

Peristiwa di Bone juga mengingatkan bahwa keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab setiap pengguna kendaraan.

Kondisi kendaraan, kepatuhan terhadap rambu dan lampu lalu lintas, kewaspadaan pengemudi, serta pemeriksaan kendaraan secara berkala merupakan bagian penting dalam mencegah kecelakaan.

Ketika terjadi insiden, penanganan harus dilakukan secara cepat, terukur, dan sesuai prosedur agar korban mendapatkan pertolongan serta penyebab kejadian dapat diketahui secara objektif.

Keadilan untuk Semua Pihak

Dalam kasus kecelakaan, proses hukum tidak boleh didasarkan pada tekanan publik semata. Fakta di lapangan, keterangan saksi, kondisi kendaraan, rekaman yang tersedia, dan hasil pemeriksaan menjadi bagian penting dalam menentukan kesimpulan.

Di sisi lain, keluarga korban memiliki hak untuk mendapatkan informasi yang jelas mengenai perkembangan penanganan perkara.

Prinsip tersebut semakin penting ketika kecelakaan melibatkan aparat penegak hukum. Keadilan harus berjalan berdasarkan fakta dan aturan, bukan berdasarkan status seseorang.

Pelajaran bagi Masyarakat

Kasus di Bone menjadi pengingat bahwa keselamatan lalu lintas membutuhkan kepatuhan semua pihak. Tidak ada profesi atau status yang membuat seseorang berada di luar aturan keselamatan jalan.

Bagi masyarakat, peristiwa ini juga menunjukkan pentingnya mempercayakan penanganan kecelakaan kepada pihak berwenang dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi.

Pada akhirnya, duka keluarga korban menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan di jalan raya membawa tanggung jawab besar. Keselamatan, kepatuhan terhadap aturan, dan proses hukum yang transparan harus menjadi prioritas bersama.

_

Sumber:https://regional.kompas.com/read/2026/08/07/074038078/kronologi-polisi-bone-tabrak-balita-hingga-tewas-keluarga-ungkap-pelaku

Komentar Dokter soal Pasien BPJS Berujung Putus Kerja Sama, Etika Nakes di Media Sosial Jadi Sorotan
Lipsus Sebelumnya
Komentar Dokter soal Pasien BPJS Berujung Putus Kerja Sama, Etika Nakes di Media Sosial Jadi Sorotan
author ASHAD
Aug 07, 2026

Komentar